Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Agustus 2012

Wanita Asia yang menjadi sorotan dunia

Wanita memang tidak mendominasi jajaran pelaku bisnis dan eksekutif top. Namun, beberapa wanita menduduki titik strategis pertumbuhan. Kali ini, Forbes menyorot beberapa wanita yang terdapat dalam daftar 50 wanita pebisnis berpengaruh di Asia. Mereka tidak hanya berada di puncak suatu korporasi, tapi juga berhasil mengembangkan aset berlipat ganda.

Pebisnis, kaum eksekutif, pemegang aset miliaran dolar Amerika Serikat (AS) memang didominasi kaum pria. Tapi meski tidak banyak, beberapa wanita menduduki titik strategis.

Dari 50 wanita pebisnis paling berpengaruh di Asia versi Majalah Forbes, sebagian besar di antaranya berasal dari China. Negeri Tembok Raksasa ini, termasuk Hong Kong, Makau, dan Taiwan menyumbang 21 orang atau 42% dari total perempuan yang termasuk dalam daftar ini.
India berada di posisi kedua, dengan 16 wanita super (16%). Sedangkan lima orang berasal dari Singapura (10%).

Korea Selatan dan Indonesia masing-masing menyumbang empat wanita (8%). Selain itu, tercatat tiga wanita dari Jepang (6%), dan dua wanita Australia (4%) yang masuk dalam daftar ini.

Forbes memberikan peringkat ini untuk para bintang wanita yang berpengaruh di sektor bisnis, investasi, korporasi, dan peluang ekonomi. "Daftar ini menunjukkan dinamisme wanita pebisnis Asia yang menjadi bagian dari kemudi pertumbuhan," kata Moira Forbes, President and Publisher Forbes Woman.

Dari China, Forbes memberi sorotan ke Marjorie Yang (59), Chairwoman Esquel Group, produsen katun asal Hong Kong yang menjadi pemasok merek terkenal seperti Ralph Lauren dan Nike. Forbes mendapuknya di posisi 44, karena keberhasilannya melipatgandakan pendapatan menjadi US$ 1,2 miliar per tahun.

Dari India, Forbes melirik Kiran Mazumdar-Shaw (58 tahun) yang menduduki urutan 28. Kiran membangun Biocon di usia 25 dan kini menjadi perusahaan bioteknologi terbesar India, memproduksi obat-obatan diabetes, kanker dan penyakit autoimun.

Dari ASEAN, Forbes menggarisbawahi Teresita Sy-Coson (61), di posisi 40. Dia mengepalai keluarga konglomerat di Filipina yaitu SM Investment Corp.

Dari Singapura, wanita pebisnis paling berpengaruh adalah Ho Ching (58), Direktur Eksekutif dan Chief Executive Officer (CEO) Temasek. Dia menduduki posisi 15 di daftar ini.
Yuwadee Chirathivat (58) nongkrong di posisi 48 karena keberhasilannya mengembangkan Central Department Store sebagai megamal di Thailand.

Dari Indonesia, Forbes menempatkan Siti Hartati Murdaya, Presiden Direktur Central Cipta Murdaya (65) di posisi 30. Kekayaannya diperkirakan US$ 1 miliar, terdiversifikasi di sektor informasi teknologi, kayu, perkebunan dan konsumer.
Wanita Indonesia, Karen Agustiawan (53), Presiden Direktur Pertamina, menduduki posisi pertama dalam daftar Forbes ini. Sebagai orang nomor 1 di Pertamina, perusahaan minyak dan gas negara, Karen meluncurkan beberapa agenda ambisius di industri energi Indonesia.

Lee Mi-Kyung (53), Vice Chairman di CJ Entertainment & Media, berada di balik pertumbuhan pesat perfilman Korea Selatan saat ini. Forbes menyorot konglomerat Australia Gina Rinehart (58) beraset US$ 20 miliar, yang bermain di bisnis batubara dan bijih besi. Dan Yoshiko Shinohara (77), jadi pebisnis yang paling berpengaruh di industri pekerja temporer di Jepang.

Kamis, 21 Juni 2012

berhenti MENGELUH......berpikir POSITIF dan melakukan sesuatu....

Seseorang suatu hari berjalan dalam hutan dan melihat sebuah lubang. Di dasar lubang itu ada harta karun senilai ratusan juta. Ia mencondongkan badannya dan berusaha mengambil harta itu, tapi lubangnya terlalu dalam. Ia lebih mencondongkan badannya lagi dan mengulurkan tangannya, tapi masih saja ia tak mampu menjangkau harta itu. Lalu ia mengeluh,” Lubangnya terlalu dalam, lubangnya terlalu dalam…”
Orang lain datang ke sana dan bertanya,” Ada apa kawan?” Orang pertama pun menjawab,”Lihatlah ada harta karun di bawah sana, tapi saya tak bisa menjangkaunya, lubangnya terlalu dalam.” Lalu orang kedua berkata pada orang pertama ini,” Coba minggir, akan saya tunjukkan padamu apa masalahnya.” Ia mengambil sebatang galah. “Masalahnya bukan lubangnya yang terlalu dalam, tapi tanganmu yang terlalu pendek. ” Ia menjulurkan galah di tangannya dan mengambil harta itu lantas pergi.
Nah, apa makna dari cerita inspirasi ini? Ketika kita mengeluh ” lubangnya terlalu dalam” kita tidak melalukan apapun untuk memperbaikinya. Kita terus menerus mengeluh dan berpikir negatif. Dan akhirnya tidak akan mendapatkan apa-apa. Faktanya lubang itu tidak pernah terlalu dalam, tangan kitalah yang pendek. Kita selalu bisa mengulurkan lengan dengan bantuan galah.

Daripada selalu mengeluh, lebih baik kita berpikir positif dan melakukan sesuatu yang bisa mengubah keadaan, dengan cara mengubah cara kita berpikir dan bersikap.

Rabu, 02 Mei 2012

FW: Anthony Dio Martin : PRINSIP MOTIVASI Jadilah lebih besar dari masalahmu

Ada sebuah prinsip motivasi yang saya sukai yakni, “Buatlah dirimu jauh lebih besar dari masalahmu!”. Untuk itulah, saya ingin memulai dari kisah motivasional yang luar biasa tentang  usaha Sir Edmund Hillary untuk menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia.

Konon, kabarnya pada 1952, Sir Edmund Hillary dengan timnya telah mencoba mendaki puncak tertinggi di dunia. Namun, hasilnya nihil alias gagal. Bagaimanapun juga usaha pendakiannya tersebut tetap amat dikagumi. Hingga akhirnya, beberapa minggu setelah kegagalannya, Sir Edmund Hillary diminta untuk memberikan inspirasinya mengenai usahanya di sebuah komunitas di Inggris.
Pada hari itu, ketika tiba giliran Sir Edmund Hillary untuk berbicara, tepukan tangan meriah mengiringi. Namun, Sir Edmund Hllary kemudian mengejutkan hadirin yang ada di situ, karena dia berdiri jauh-jauh dan menunjuk pada gambar gunung yang ada di latar belakang podium.

Lantas dengan lantang Sir Edmund Hillary berseru, “Mount Everest, kamu mengalahkan saya pertama kali. Tapi, lain kali saya akan mengalahkanmu karena kamu sendiri sudah berhenti bertumbuh tetapi saya sendiri….masih akan terus bertumbuh”.

Akhirnya, benar juga. Pada tahun berikutnya, tepatnya tanggal 29 Mei 1953, Sir Edmund Hillary bersama dengan Tanzing Norgay menjadi dua orang manusia pertama yang sampai di puncak gunung itu.

Bagaikan latihan beban
Kisah inspiratif Sir Edmund Hillary tersebut mengingatkan kita bahwa pada prinsipnya hidup itu seperti kita sedang latihan mengangkat beban. Pada suatu ketika, kita akan terhenti di suatu beban yang kita tidak mampu mengangkatnya.
Mereka yang berhasil adalah yang tidak pernah menyerah dengan beban tersebut. Langkah berikutnya yang mereka lakukan adalah secara rutin mereka mengembangkan otot-otot mereka. Mereka makan makanan dengan nutrisi tinggi.

Mereka berlatih, mereka minta saran dari yang mampu mengangkat beban tersebut bahkan mencontoh dari mereka. Setelah sekian lama berlatih, akhirnya tibalah saatnya latihan mereka diujicobakan dan, ternyata mereka mampu mengangkatnya!
Mengenai hal ini, sangat tepatlah kalimat yang diucapkan oleh si genius penerima hadiah Nobel, Albert Eistein ketika ia mengatakan, “Suatu masalah yang kamu hadapi saat ini, tidak bisa dipecahkan dengan level berpikir yang sama seperti sekarang”.

Saya pun teringat saat seorang pebisnis berbincang-bincang dengan saya dan berkeluh kesah, “Pak Anthony, sudah tiga tahun bisnis saya sepertinya mengalami stagnasi.  Jalan di tempat dan profitnya dari tahun ke tahun ya sama saja”.
Maka, saran sederhana yang saya berikan kepadanya adalah menyuruhnya untuk mengembangkan dirinya, belajar serta menggunakan pendekatan baru sehingga dia bisa punya ‘level ‘ yang berbeda untuk mengembangkan bisnisnya.

Menariknya, kasus semacam ini bukan hanya dialami oleh si pebisnis ini saja tetapi juga pada sebagian besar orang dalam hidup mereka. Banyak di antara kita yang seakan-akan berjalan di tempat.
Mereka mengharapkan dan mengimpikan hasil yang lebih baik tetapi, kenyataannya mereka hanya berjalan di tempat dan tidak mengalami perkembangan. Masalah sederhana, mereka mulai terjebak dalam pertumbuhan dan kemampuan yang sama, tindakan yang sama, dan sebagai akibatnya, hasil yang mereka peroleh pun menjadi sama saja.

Berlatih dan bayar ongkosnya
Ketika pertumbuhan kita mengalami stagnasi dan hasilnya begitu-begitu saja, tidak seperti yang kita mpikan, maka itulah alarm supaya kita mau berbenah dan mengembangkan diri kita. Suatu impian dan cita-cita tinggi, tidak mungkin terwujud kalau kita tidak mengembangkan kapasitas kita untuk mendukungnya.
Andaikan saja, Sir Edmund Hillary hanya bercita-cita mencapai puncak tertinggi di dunia tetapi tidak mulai berlatih dan mempersiapkan dirinya, maka tindaklah mungkin di ahin 1953 ia akan mampu menaklukkan puncak tertinggi itu.

Saya pun teringat kisah dahsyat dari Bruce Jenner, mantan atlet pemecah rekor Olimpiade 1976, yang sekarang banyak muncul di TV dalam acara keluarga Kardashian, karena menajadi ayah tirinya Kim Kardashian. Diceritakan bagaimana pada 1972, dia hanya mendapat juara ke-10 di acara Olimpiade 1972 di Munich.

Saat itulah, dia berjanji pada dirinya. Di kejuaraan berikutnya, dia mau menjadi pemenangnya. Maka, mulailah setiap hari selama empat tahun diceritakan bagaimana Bruce Jenner berlatih hampir 7 hingga 8 jam sehari tanpa ada waktu istirahat termasuk minggu. Akhirnya,tibalah hari dimana kemampuan diuji pada 1976 di Olimpiade di Toronto. Hasilnya? Bruce Jenner keluar dengan medali emasi untuk Decatlon.
Bayangkan, saat mengenang momen itu, Bruce Jenner berkisah, Saat saya datang dan berlomba, tidak ada  yang mengenal bahkan menjabat tanganku. Bahkan, melihatku pun tidak. Tapi, ketika saya keluar dengan medali emas, semua tangan berebut menyalamiku dan orang-orang berebutan meminta tanda tanganku. Semua latihan dan pengorbanan yang saya lakukan, tidak sia-sia!”

Memang itulah, buah dari pengorbanan dan ongkos yang dibayar oleh si Bruce Jenner. Yang namanya medali emas, tetap akan ada disana dan tetap diperlombakan. Tetapi, Bruce Jenner tahu bahwa jika dirinya ingin mendapatkan medali emas tersebut, dia tidak boleh lagi berlatih dengan cara yang sama.
Makanya, dia pun mulai berlatih dengan begitu giat selama 4 tahun lamanya. Dia mengembangkan dirinya dan mengembangkan kemampuannya. Ujung-ujungnya, ia memperoleh medali emasnya!

Bagaimana membuat dirimu lebih besar?
Kita perlu ingat selalu kalimat Albert Eistein bahwa kita harus membuat diri kita bisa berada di level yang berikutnya agar mampu mengatasi masalah yang kita hadapi saat ini. Bagaimana caranya agar kita bisa mengembangkan diri kita ke level berikutnya? Ada berbagai hal yang bisa kita lakukan!

Pertama, perhatikan mereka yang telah sampai ke level yang Anda idam-idankan. Cobalah perhatikan apa yang sesungguhnya mereka lakukan. Lantas, bertanyalah pula bagaimana Anda bisa mulai melakukan apa yang telah mereka lakukan.

Banyak klub sepak bola maupun klub olah raga yang melakukan langkah seperti ini. Bagaimana caranya membawa pemain mereka ke level yang berikutnya? Salah satunya dengan cara mendatangkan ataupun membeli pelatih dari klub yang telah ternama untuk menciptakan mind set ataupun kebiasaan yang dilakukan oleh tim-tim dunia, dengan demikianlah maka mereka berharap bisa membawa diri mereka ke level berikutnya.

Kedua, akuilah bahwa cara yang lama tidak lagi akan membawa Anda kemana-mana. Ada sebuah pepatah bagus yang mengatakan, “What Bring You Here, Will No Bring You There!” (Apa yang membawamu sampai kesini, tidak lagi akan membawamu ke sana).

Maka, akuilah cara sekarang bagus untuk tantangan masa lalu tetapi mungkin tidak lagi akan pas untuk tantangan berikutnya. Karena itulah caranya harus Anda ubah. Berpikirlah keras untuk mengubah dan mengembangkan dirimu agar dirimu bisa makin berkembang dengan cara-cara dan metode yang baru. Beranikanlah diri Anda pula untuk mencoba cara maupun teknik yang baru.

Ketiga, bayarlah ongkos sekolah. Terkadang, Anda harus belajar dari ahlinya, supaya Anda bisa berkembang menjadi lebih baik. Karena itulah, maka janganlah pelit untuk mengembangkan diri Anda dengan membayar uang sekolah, uang kursus ataupun unga pelatihan agar diri Anda bisa semakin berkembang lebih besar dari masalah Anda.

Masalahnya, banyak orang yang terlalu pelit dan merasa enggan untuk membayar ongkos sekolah ataupun training. Mereka merasa dirinya sudah tahu dan paham. Padahal, dunia terus berkembang dan berubah. Nah, saatnya Anda mengembangkan diri Anda jika tidak ingin terjebak dengan hasil yang begitu-begitu saja. (msb)

Kebiasaan Yang Baik Bisa Menjadi Suatu Kekuatan


*Keunggulan terjadi berkat sebuah kebiasaan & disiplin.
Suatu hari rakyat bersorak-sorai menyaksikan kehebatan keahlian memanah seorang panglima yang luar biasa.

100 kali anak panah dilepas,
... 100 anak panah tepat mengenai sasaran.

Di antara kata-kata pujian yang diucapkan oleh banyak orang,
tiba-tiba seorang tua penjual minyak menyelutuk,
“Panglima memang pemanah hebat!
Tetapi, itu hanya keahlian yang diperoleh dari kebiasaan yang terlatih.”

Panglima dan seluruh yang hadir memandang dengan tercengang dan bertanya-tanya,
apa maksud perkataan orang tua penjual minyak itu.

Tukang minyak menjawab,
“tunggu sebentar !”
Sambil beranjak dari tempatnya,
dia mengambil sebuah koin Tiongkok kuno yang berlubang di tengahnya.

Koin itu diletakkan di atas mulut botol guci minyak yang kosong.
Dng penuh keyakinan, si penjual minyak mengambil gayung penuh berisi minyak,

kemudian menuangkan dari atas melalui lubang kecil di tengah koin tadi sampai botol guci terisi penuh.
Hebatnya, tidak ada setetes pun minyak yang mengenai permukaan koin tsb. Panglima & rakyat tercengang.

Mereka bersorak-sorai menyaksikan demonstrasi keahlian si penjual minyak. Dng penuh kerendahan hati & hormat, tukang minyak di hadapan panglima sambil mengucapkan kalimat bijaknya:
“Itu hanya keahlian yang diperoleh dari kebiasaan yang terlatih !
Kebiasaan yang diulang terus menerus akan melahirkan keahlian.”

Dlm kisah ini kita dpt belajar bhw betapa luar biasanya kekuatan kebiasaan.

Habit is a Power !

Hasil dari kebiasaan yang terlatih dpt membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah & apa yang tdk mungkin menjadi mungkin.

Demikian pula, untuk memperoleh kesuksesan dlm kehidupan, kita membtuhkan karakter sukses. Dan karakter sukses itu hanya bisa dibentuk melalui kebiasaan2 seperti:
berpikir positif,
antusias,
optimis,
disiplin,
integritas,
tanggung jawab & terlebih lagi : keintiman kita dg Tuhan setiap saat & SEDEKAH

Rabu, 18 April 2012

Motivasi

♥ Every storm is a SCHOOL...
♥ Each trial is a TEACHER...
♥ Every experience is an EDUCATION
♥ Every difficulty is for your DEVELOPMENT...

Selasa, 17 April 2012

Do what u love,love what u do.

Tdk byk org yg sungguh2 dalam melakukan pekerjaannya. Sebagian besar org melakukannya sekadar sbg kewajiban krn hrs mencari nafkah.

Tapi hanya org yg MENCINTAI pekerjaannya yg akan menghasilkan KARYA TERBAIK.

Mrk melakukannya tdk sekadar utk cari nafkah,melainkan krn PASSION,shg mrk TIDAK merasa pekerjaannya sbg beban, tapi mrk MENIKMATInya.

Akibatnya,karya yg dihasilkan akan MAKSIMAL. Dg dmkn talenta dan kariernya pun akan BERKEMBANG.

Rabu, 11 April 2012

Kata-kata Motivasi

1. Mereka yg beralasan tidak punya waktu adalah mereka yg membiarkan waktu mengatur hidupnya, bukan malah sebaliknya.

2. Masalah itu adil, ia datang kepada semua orang, tetapi tidak dengan jalan keluar, ia hanya datang kepada mereka yg mencarinya.

3. Dunia lebih menghargai orang yang mau melakukan pekerjaan kecil daripada orang yang hanya memiliki rencana yg besar.

4. Nasib baik tidak pernah salah memilih orang, ia memilih orang yg proaktif menjemputnya.

5. Gunakan perasaan saat menghadapi manusia, gunakan logika saat menghadapi masalah.

6. Jangan hanya tertarik dengan apa yg dicapai orang sukses, tertariklah dengan air mata yg mereka keluarkan untuk mencapainya.

7. Yang menyedihkan bukanlah bidikan yg meleset, tapi bidikan tanpa target.

8. Kalau tahun 2012 adalah sebuah buku, Tuhanlah yg menyediakan pena (takdir), tetapi Andalah penulisnya (nasiB).

9. Hal yg perlu ditakuti saat mengkritik orang lain adalah ketika kita sendiri pun tidak lebih baik dari mereka.

10. Lovers adalah alasan saya untuk terus berkarya, Haters adalah alasan saya untuk terus bertumbuh.

Kamis, 29 Maret 2012

Rencana untuk sukses

Banyak org secara tdk sadar sebetulnya MERENCANAKAN utk GAGAL. Karena mrk GAGAL merencanakan utk SUKSES (tdk prnh membuat rencana suksesnya).

Bangun rumah saja butuh rencana. Masak bangun masa depan ga pake rencana! So, sudahkah membuat rencana sukses?

Kamis, 02 Februari 2012

"Failure is like fertilizer. Use it to grow!

Kegagalan adalah seperti PUPUK. Pakailah itu untuk bertumbuh.


Baik pemilik kebun, maupun tukang kebun pasti mengharapkan kebunnya berbuah.

Mungkin sudah lama kita mengharapkan buah sukses namun tidak pernah terjadi, justru yang muncul malah kebalikannya, kegagalan dan kegagalan.

Sebagaimana si tukang kebun, kitapun harus demikian, kegagalan boleh saja datang silih berganti, tetapi anggaplah kegagalan itu seperti PUPUK.

Untuk mendapati buah yang baik pohon harus diberi pupuk, demikianlah sebuah sukses tanpa pupuk pupuk kegagalan tidak akan pernah terjadi.

Makin lama kegagalan yang kita alami, makin banyak stok pupuk yang kita miliki, karena itu jangan pernah kecewa maupun tawar hati.

Jangan lihat kegagalan tahun lalu !!! I mulai pagi ini juga " Bangkitlah " jadilah " Semangat dan bergairah" kembali.

Apapun yang kita kerjakan tahun ini juga pasti berhasil !!!!

Sabtu, 17 Desember 2011

Hidupmu ditangan Allah

Pernahkah kamu mengalami suatu keadaan yang membuat hidupmu seperti ditarik mundur, jauh dari harapan?

Pernahkah kamu melihat orang-orang yang dulunya berapi-api tiba-tiba seperti kehilangan semangat bahkan lenyap dari peredaran?

Pernahkah kamu melihat atau bahkan merasakan bahwa orang-orang yang pernah kau lihat (atau bahkan dirimu sendiri) mengalami kemunduran itu, lalu tiba-tiba melesat cepat ke depan dan meraih banyak hasil?

Pasti pernah, bukan?

Kita seperti anak panah di tangan Allah..

Ada masa-masa anak panah itu melesat cepat terlepas dari busurnya menuju sasaran yang dimaksudkan.

Ada masanya anak-anak panah itu harus istirahat dalam kantong Nya.

Namun di saat yang diperlukan, anak panah itu akan dipasang dalam busur Nya ditarik kebelakang..

Sejauh mungkin untuk mencapai suatu sasaran.

Semakin jauh tarikannya, semakin jauh pula jarak yang akan ditempuh.

Semakin panjang rentang busur menarik ancang-ancang, makin cepat pula anak panah itu melesat.

Jadi...

Jika kau seperti dalam keadaan yang mundur, bersabarlah :

Mungkin Allah tengah meletakkanmu di busur Nya.

Menarikmu jauh-jauh ke belakang, agar di saat kau dilepaskan, kau memiliki daya dorong yang kuat untuk mencapai sasaran.

Dan jika kau melihat seorang teman seperti tengah mengalami kemunduran, jangan buru-buru menghakimi dengan mengatakan

'Apinya telah padam'

Jadilah teman yang baik, yang mendampingi di saat temanmu sedang 'dimundurkan' karena dengan demikian kau ikut menjaganya agar tidak sampai putus asa dan terkulai.

Kamu, aku, dia, mereka... adalah anak-anak panah ditangan Allah.

Hidup untuk mencapai suatu sasaran yang sudah ditetapkan.
Tetaplah semangat, tetaplah bersabar, karena semua akan indah tepat pada waktu Nya.

Tetap semangat  dan selalu berpikir positif..

Rabu, 16 November 2011

Gunakan KESEMPATAN yang ada


Emi Kiyosaki (saudara perempuan Robert T Kiyosaki, penulis buku "Rich Dad, Poor Dad" yang terkenal itu) adalah seorang aktivis yang sering menemani para pasien yang tengah menunggu ajalnya. Dari kegiatannya ini, Emy Kiyosaki MENEMUKAN bahwa penyesalan terbesar yang dialami manusia bukanlah penyesalan akan apa yang telah ia lakukan. Tetapi, Penyesalan atas apa Yang TIDAK Dilakukan.

Ketika diberi amanah bekerja di perusahaan, banyak yang tidak memberikan kontribusi terbaik. Bekerja seadanya, yang penting gajian setiap bulan. "Saat aku diberi pekerjaan menantang oleh perusahaanku, aku malah menghindar, andai kesempatan itu dulu aku ambil maka kehidupanku tidak akan seperti ini jadinya".

Ada juga yang menyesal, "Ketika kesempatan itu datang, aku takut untuk mengambilnya. Aku terlalu kerdil. "Ya, memang banyak orang yang menyadari bahwa kesempatan yang sama jarang datang 2 kali. Tapi sayang, kesadaran itu muncul justru saat mereka telah tua.

"Ketika orang-orang yang mencintaiku, pasangan hidupku, anak-anaku meminta perhatianku, aku begitu sibuk dengan diriku dan keberhasilanku sendiri, hingga akhirnya aku menyadari, aku telah kehilangan cinta mereka. Hidupku terasa kering. Bahkan aku tak lagi bisa menemukan makna kehadiran diriku di dunia ini".

Begitu juga ada yang menyesal tentang hubungannya dengan orang tua. "Saat aku diberi kesempatan merawat orang tuaku, aku malah menyia-nyiakannya. Aku justru lebih banyak mengeluh, perhatianku tidak 100% kepada mereka. Bahkan kata-kataku sering menyakiti mereka. Saat orang tuaku meninggal, aku baru menyadari bahwa aku telah menjadi anak yang tidak tahu diri."

Saya berharap, Anda & saya tidak termasuk orang yang menyesal saat ajal menjemput. Karena kesempatan dan waktu TIDAK AKAN pernah datang 2 kali...

Selasa, 15 November 2011

KEKUATAN SEBUAH PILIHAN.





"Saya adlh anak haram," seorg wanita mperkenalkan diri dlm konferensi mahasiswa sebh universitas terkenal di AS. "Ibu saya adlh seorg bisu tuli yg sgt miskin. Ibu saya diperkosa oleh seorg pria, shg sy tdk pernah mengetahui siapa ayah saya. Kami hidup sgt miskin, shg dlm umur yg msh sgt muda, sy hrs bekerja bersama dgn ibu sy sbg buruh kasar di sebh perkebunan kapas. Sy membenci keadaan saya jg kecewa kpd Allah krn Dia tdk adil. Sy tdk dpt memahami mengapa sy hrs dilahirkan di dunia ini sdngkan sy tdk berguna sama sekali.

Ttp dengarkan: " Suatu hr sesuatu di dlm hati sy berkata "Km dpt memilih, km mau tetap spt ini atau km mau keluar dr rasa tdk berguna ini. Pilihan ada di tanganmu! Akhirnya sy memilih, "Sy mau keluar dr rasa tdk berguna ini!"

Wanita ini mulai bekerja dgn giat utk mencari uang demi membiayai sklh & ibunya. Dia bekerja keras sehingga pd akhirnya dia meraih kesuksesan. Hari itu, wanita yg mulanya memperkenalkan diri sbg seorg anak haram, berdiri di hadapan para mahasiswa univrst terkenal itu utk membuktikan kekuatan dr sebh pilihan , dia adlh , Azie Taylor Morton menteri Keuangan AS!


Apapun keadaan kita saat ini, jgn pernah menyesali & ambillah keputusan yg benar dlm hidup ini.

Kamis, 10 November 2011

Bangkitlah....

Bagi yang sedang "tertidur" sekarang. Bangkitlah dari "tidurmu", bangkit dan berjuanglah!

Selasa, 08 November 2011

Senin, 31 Oktober 2011

Jangan MENYERAH


Florence Chadwick adl perenang wanita ÿƍ berambisi ύηŧύĸ MENYEBERANGI selat Catalina sejauh 26 mil.

Ĥαri i†u, tampak hamparan ES ϑάn KABUT ÿƍ begitu TEBAL ƙεtΐƙα Florence memulai PERJUANGANNYA.

Setelah hampir 16 jam BERJUANG, Florence menatap кέ depan, namun dia нάnчά melihat KABUT TEBAL.

Dia tak dpt MELIHAT daratan ϑάn akhirnya memutuskan ύηŧύĸ MENYERAH.

Florence tak pernah mengira jk ϑíbalik KABUT i†u DARATAN ÿƍ menjαϑí TUJUAN AKHIRNYA нάnчά tinggal SETENGAH MIL lαƍî.

Dia begitu MENYESAL ƙαяεпα hαrцs MENYERAH justru ϑí şααt dia hampir BERHASIL.

Florence MENYERAH bukan ƙαяεпα DINGINnya air laut, bukan pula ƙαяεпα KELELAHAN namun ƙαяεпα dia KEHILANGAN TUJUAN-NYA.

MELIHAT TUJUAN adl hal PENTING bagi sebagian σгαπƍ.

KABUT KEHIDUPAN sering membuat TUJUAN ĸϊta terlihat KABUR ϑάn SAMAR, ĸϊtα tє̲tɑƥ PERCAYA ϑάn terus MELANGKAH.

Jk ĸϊtα suϑªh begitu ĵαuh MELANGKAH, PERCAYALAH bhw KEMENANGAN suϑªh αϑα ϑí depan mata.

Jangan justru MENYERAH ϑí şααt TERAKHIR.

INGATLAH sέϐέrαρα KERAS ĸϊtα telah BERJUANG.

Tetaplah BERSEMANGAT ϑάn YAKIN bhw ϑí suatu TITIK, ϑíbalik KABUT i†u αϑα KEMENANGAN ĸϊtα.

SELESAIKANLAH αƿα ÿƍ telah ĸϊtα MULAI.

"JANGAN MENYERAH нάnчά ƙαяεпα KABUT ÿƍ menutupi PANDANGANMU !



Senin, 24 Oktober 2011

STOP MENGELUH...!!


F.B. Mayer asal Inggris pernah memberikan sebuah ilustrasi tentang proses yang menghasilkan kualitas, seperti berikut :


Sepotong besi seharga $2.50, kalau ditempa menjadi tapal kuda akan menjadi seharga $5.
Jika ditempa menjadi jarum, harganya naik menjadi $175.

Kalau ditempa dan dibentuk menjadi pisau siet, harganya akan berlipat-ganda menjadi $1625.

Kalau dibentuk menjadi jarum penunjuk arloji Rolex, harganya melonjak lagi menjadi $125.000.

Setiap tempaan dan pembentukan terhadap besi tersebut, meningkatkan nilai jualnya.
Lebih banyak ditempa, dipukul, dibakar, maka nilainya semakin tinggi.

Demikian juga dengan manusia.
Jika anda mengalami banyak pembentukan, tempaan dan ujian, maka karakter mulia yang ada di dalam diri anda semakin terbentuk.

Ingatlah bahwa anda tidak perlu menjalani kehidupan ini dengan tergesa-gesa. Nikmati saja prosesnya dan biarkan ketekunan itu memperoleh buah yang matang....
Sent from my HinoBerry®
powered by HINO GENUINE PART

Jumat, 21 Oktober 2011

I do MY BEST

Sent from my HinoBerry®
powered by HINO GENUINE PART

Sabtu, 15 Oktober 2011

Karakter PELAYAN Tuhan

Hidup kita susah bukan krn yg kita tdk ketahui, tetapi krn yg kita ketahui tdk kita praktekkan dlm keseharian:

5 hal yg hrs diketahui para pelayan Tuhan;

1. Pelayanan dimulai dari HATI bukan dari kemampuan

2. Pelayanan bukan memperhitungkan apa yg belum saya terima, tetapi apa yg SUDAH SAYA TERIMA

3. Pelayanan yg SETENGAH-SETENGAH tdk merugikan Tuhan, namun merugikan diri kita sendiri (kita tdk akan pernah bisa menyusahkan Tuhan)

4. Makin BERAT pelayanan yg dipercayakan kepada kita, makin besar MAHKOTA yg menanti kita.

5. Ukuran pelayanan bukanlah KEHEBATAN PRESTASI namun KETULUSAN MOTIVASI.

Selamat MelayaniNya Gbu all ..
Sent from my HinoBerry®
powered by HINO GENUINE PART

Rabu, 05 Oktober 2011

Menjadi manusia LUAR BIASA

Memberi itu biasa, tetapi memberi saat kekurangan itu luar biasa. Bersyukur itu biasa, tetapi bersyukur saat susah sangat luar biasa. Jadilah orang yang luar biasa!

Banyak orang yang menginginkan dirinya menjadi manusia super, Anda juga pasti salah satu di antaranya kan? Waktu kita kecil mungkin kita membayangkan diri kita menjadi Superman yang dapat terbang ke angkasa, bertenaga luar biasa, dan menjadi penghancur kejahatan. Itulah bayangan kita sebagai manusia super …Memang mustahil bagi kita untuk menjadi Superman, tetapi sangat mungkin sekali bagi kita untuk menjadi manusia super, manusia yang luar biasa. Tentu saja super bukan dalam arti bertenaga luar biasa, tetapi bersikap dan berkepribadian yang luar biasa. Memang tidak mudah tetapi mungkin kita lakukan, asal kita mau berubah menjadi manusia yang penuh kasih dan syukur.

Sebagian besar dari kita baru memberi saat miliknya sudah banyak, tetapi untuk menjadi manusia luar biasa, kita perlu memiliki kemampuan untuk memberi saat kita sendiri kekurangan. Kelihatannya memang mustahil, tetapi bila kita lihat cukup banyak orang-orang yang melakukan hal ini. Di beberapa acara di televisi kita sering melihat bahwa banyak orang yang secara fisik berkekurangan tetapi mereka rela memberikan bantuan kepada orang lain dengan tenaga, pikiran, bahkan juga dengan harta atau milik mereka yang terbatas. Orang seperti itulah manusia yang luar biasa.

Banyak orang bersyukur saat sedang bahagia dan sukacita, tetapi sanggupkah kita bersyukur saat menderita sakit, perekonomian terpuruk, disakiti teman, dan lain-lain? Untuk menjadi manusia luar biasa, maka kita perlu memiliki kemampuan untuk bersyukur dalam segala hal. Mari kita menjadi manusia luar biasa …

Senin, 03 Oktober 2011

Optimis

"Jgn hitung DAUN" yg berguguran di taman, tapi hitunglah BUNGA yg bermekaran setiap pagi"

Jgn hitung hari dgn ~AIR MATA" yg membasahi pipi, tapi hitunglah "SENYUM" yg terlukis di wajah kt"

Jgn jalani hari dgn menghitung "COBAAN" yg kt alami, tapi hiduplah dgn BERKAT yg sudah kt terima.

Jangan hitung apa yg TIDAK org LaKUKAN buat kita, tapi lihatlah betapa banyak yg dia PERBUAT unt mengisi hidup kt.
Sent from my HinoBerry®
powered by HINO GENUINE PART