Tampilkan postingan dengan label pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pernikahan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Februari 2012

Renungan Valentine

Kita tidak tau laut itu seberapa DALAM, tapi kita harus tau seberapa DALAM kita MENGENAL orang yang kita cintai,

Kita tidak tau langit itu seberapa TINGGI, tapi kita harus tau seberapa TINGGI kita MENGHARGAI org yang kita cintai,

Kita tidak tau bulan itu seberapa INDAH, tapi kita harus tau seberapa INDAH MASA2 yg telah kita LEWATI dgn org yg kita cintai,

Kita tidak tau bintang itu seberapa BANYAK, tapi kita harus tau seberapa BANYAK PERHATIAN yg kita berikan utk org yg kita cintai,

Kita tidak tau angkasa itu seberapa LUAS, tp kita hrs tau seberapa LUAS kita MENGERTI org yg kita cintai,

Kita tidak harus MENCINTAI SESEORANG Yang Sempurna, tapi kita hrs MENCINTAI org yg tdk sempurna DENGAN CARA yg sempurna,

Bukan karena ia SEMPURNA, tapi krn ia dapat MENYEMPURNAKAN hidup kita,

Bukan karena ia INDAH, tapi karena ia dapat MEMBUAT segalanya menjadi INDAH utk kita,

Cintailah orang APÀ ADANYA, bukan karena ADA APANYA...... ¸. <3 ° ° ╮¸╭ ° ° <3¸
(<3 happy <3)
ˇ‚<3 valentine <3‚ˇ
ˇ∙‚<3 <3‚∙ˇ
ˇ∙‚. <3 ‚∙ˇ
ˇ∙. ‚ ˇ
Ĥανє<3ªLõνєLў<3ϑαў
*GL**GL**GL**GL**GL**GL**GL**GL**GL**GL**GL*

Kamis, 19 Januari 2012

Cinta...

Mengapa orang menikah? Karena mereka jatuh cinta. Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia? Apakah karna jatuh cinta? Bukan. Tapi karena mereka terus bangun cinta. Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa. Tapi bangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup.

Mengapa jatuh cinta gampang? Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli thd keburukan pasangan kita.

Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yg bs ditutupi lg. Dgn interaksi 24 jam per hari 7 hari dlm seminggu, semua belang tersingkap..

Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan bangun cinta. Jatuh cinta dlm keadaan menyukai. Namun bangun cinta diperlukan dlm keadaan jengkel. Dlm keadaan jengkel, cinta bukan lg berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan bersama2 mencari solusi yg dpt diterima semua pihak. Cinta yg dewasa tak menyimpan uneg2, walau ada bbrp hal peka utk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau masalah sex.. Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut.

Syarat utk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mrk bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tp neraka. Apakah kondisi ini bisa diperbaiki? Tentu saja bisa, saat masing2 mengingat komitmen awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan??

Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah MEMBANGUN cinta. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah dan bertanggung jawab.

Mau punya teman hidup? Jatuh cintalah. Tetapi sesudah itu BANGUNlah cinta

Rabu, 23 November 2011

Kualiatas KASIH

✔ Pernahkah kita menyadari sudah berapa lama kita menikah?
✔ Dan bagaimanakah hubungan kita dengan suami tercinta saat ini? :/
✧ Mari luangkan waktu sejenak untuk merenungkan KUALITAS KASIH kita....=-?
Saat suamiku bangun pagi,
✔ Adakah aku di sana yang menyapa dengan senyuman?
.... atau bahkan dengan kecupan?
☞ Pastilah itu akan mencerahkan hatinya.
Saat suamiku ada masalah di kerjaan,...
✔ Adakah aku menyadarinya?
✔ Apakah aku mensupportnya dengan kata-kata positif, kepercayaan, dan doa baginya? =-?
☞ Pastilah itu akan menenangkan pikirannya.
Saat hubungan terasa hampa,
✔ Adakah aku berusaha menarik hatinya? Dengan kejutan-kejutan manis... dsb? =-?
☞ Dalam hatinya, pastilah ia menghargainya.
Saat suamiku pulang kerja,
✔ Adakah aku di sana untuk menghibur dia yang lelah?
✔ Adakah aku di sana, untuk menemaninya makan?
☑ Walaupun mungkin aku sendiri sudah makan? =-?
Saat dia sibuk bekerja di rumah,
✔ Adakah aku disana dan menemaninya?
☑ Walaupun aku mungkin tidak paham pekerjaannya,...
☞ Namun pastilah ia menghargai kehadiran dan perhatianku.... =-?
Saat aku di rumah ,
✔ Sudahkah aku selalu menjaga diri untuk tampil menarik dan terlihat segar baginya?
Saat menonton tv ,
✔ Apakah aku suka menemaninya?
☑ Walaupun mungkin aku tidak suka acara yang disukainya?
☞ Aku ingin berbagi komunikasi apapun dengannya...
♡ Ingatlah bahwa dengan menanam kasih, kita pun akan menuai kasih...
♡ Jangan berharap untuk menerima kasih, jangan menuntut ini dan itu...
♡ Tetapi berikanlah lebih dulu :
 Hatimu,
 Waktumu,
 Perhatianmu,
 Relakan kesukaanmu,
 Mulailah komunikasi lebih dulu...
⇄ Jangan biarkan tempat itu diisi oleh orang lain...
⇄ Di dunia jumlah wanita lebih banyak dari pria,
⇄ Maka kemungkinan adanya idaman wanita lain lebih tinggi dari idaman seorang pria lain...
So....
⇄ Penuhilah selalu hati suami mu...
⇄ Itu memang telah menjadi tempat dan milikmu
۩ Believe that u can!
"Dibalik keberhasilan seorang suami, ada isteri yang hebat":)

Sent from my HinoBerry®
powered by HINO GENUINE PART

Jumat, 02 September 2011

Komitmen dalam pernikahan

Percakapan si A dan si B :
A : Aku tdk menyukai istriku lg !
B : Pulang dan cintailah dia
A : Anda tdk mengerti aku, aku sdh tdk punya perasaan itu lg.
B : Pulang dan cintailah dia
A : Tetapi scr emosi aku berarti tdk jujur kalau aku memperlakukan istriku spt itu, pdhl aku tdk merasakannya.
B : Apakah menurutmu Ibumu mencintaimu?
A : Tentu saja (dg mantap)
B : Kira2 1 minggu stlh ibumu plg dr RS & membawamu plg, dan kamu menangis menjerit2 di tengah mlm krn popokmu basah dan dia terpaksa bangun walau tubuhnya masih sangat letih, berjalan di lantai yg dingin tanpa alas kaki utk mengganti popokmu dan menyusuimu. Apakah menurutmu dia sungguh2 menikmati itu semua?
A : Tidak (menunduk)
B : Kalau bgtu, Apakah Ibumu secara emosi jg tidak jujur?
Ukuran besarnya cinta bukan krn dia menikmati mengganti popok di tengah mlm, melainkan krn ibumu RELA melakukan itu semua meski dia tdk begitu menyukainya.
Pernikahan tdk hanya didasari perasaan Cinta, lbh dari itu yaitu KOMITMEN.
Saat pertama seseorg menikahi istrinya pasti krn cinta, ttp cinta yg menggebu2 akan padam seiring dg berjalannya WAKTU
Hanya KOMITMEN yg membuat Cinta manggebu2 mjadi Cinta yg matang dan dewasa
Lalu.. apa yg disebut dg Cinta Sejati ?? Cinta sejati adalah cinta yg tdk memikirkan untung rugi, cinta yg rela berkorban demi seseorg yg dikasihinya. Inilah cinta yg hrs diusahakan dlm setiap Pernikahan.
Ada org berkata "aku cinta kamu".. berarti : "aku ingin memilikimu & biarlah km kumiliki" adlh cinta yg "egois" krn hnya bgantung pd perasaan seseorg. Sebab perasaan akan dimakan oleh wkt dan bisa saja perasaan ini muncul pd diri org lain.
Suasana hati mudah brubah, kondisi fisik smakin tua dan tdk menarik, KOMITMENlah yg menyelamatkan pernikahan.
Berani melakukan "tindakan" baik dlm keadaan suka maupun tdk utk mengasihi pasangan & mempertahankan Pernikahan yg telah Tuhan anugrahkan.
Sent from my HinoBerry®
powered by HINO GENUINE PART

Jumat, 12 Agustus 2011

WORTEL, TELUR dan KOPI

Seorang wanita yang baru saja menikah, datang pada ibunya dan mengeluh soal tingkah laku suaminya.

Setelah pesta pernikahan, baru ia tahu karakter asli sang suami: keras kepala, suka bermalas-malasan, boros, dsb.

Wanita muda itu berharap orangtuanya ikut menyalahkan suaminya. Namun betapa kagetnya dia karena ternyata ibunya diam saja. Bahkan sang ibu kemudian malah masuk ke dapur, sementara putrinya terus bercerita dan mengikutinya.

Sang ibu lalu memasak air. Setelah sekian lama, air mendidih. Sang ibu menuangkan air panas mendidih itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan.

Di gelas pertama ia masukkan TELUR.

Di gelas kedua, ia masukkan WORTEL.

Dan di gelas ketiga, ia masukkan KOPI.

Setelah menunggu beberapa saat, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi, dan hasilnya:

WORTEL yang KERAS menjadi LUNAK,

TELUR yang mudah PECAH menjadi KERAS,

dan KOPI menghasilkan aroma yang HARUM.

Lalu sang ibu menjelaskan:

"Nak, MASALAH DALAM HIDUP ITU BAGAIKAN AIR MENDIDIH. Namun, bagaimana sikap kitalah yang akan menentukan dampaknya.

Kita bisa menjadi:

Lembek seperti wortel.

Mengeras seperti telur.

Atau harum seperti kopi.

Jadi, wortel dan telur bukan mempengaruhi air...mereka malah berubah oleh air, sementara kopi malah mengubah air, membuatnya menjadi harum."

Dalam tiap masalah, selalu tersimpan mutiara iman yang berharga. Sangat mudah untuk bersyukur saat keadaan baik-baik saja. Tapi apakah kita dapat tetap percaya saat pertolongan Allah seolah tidak kunjung datang?

Hari ini kita belajar ada 3 reaksi orang saat masalah datang. Ada yang menjadi lembek, suka mengeluh, dan mengasihani diri sendiri. Ada yang mengeras, marah dan berontak pada Allah. Ada juga yang justru semakin harum, menjadi semakin kuat dan percaya padaNYA.

Ada kalanya Allah sengaja menunda pertolonganNYA. Apa tujuannya??? Agar kita belajar percaya dan setia! Karena tidak pernah ada masalah yang tidak bisa Allah selesaikan, Good day to everyone...
Sent from my HinoBerry®
powered by HINO GENUINE PART

Jumat, 20 Mei 2011

6 Batu Ujian

Bagaimana kami tahu bahwa cinta kami cukup dalam untuk menghantar kami ke arah berdampingan seumur hidup, menuju kepada kesetiaan yang sempurna? Bagaimana kami dapat yakin bahwa cinta kami ini cukup matang untuk diikat sumpah nikah serta janji untuk berdampingan seumur hidup sampai maut memisahkan?

Pertama, Ujian untuk merasakan sesuatu bersama.
Cinta sejati ingin merasakan bersama, memberi, mengulurkan tangan. Cinta sejati memikirkan pihak yang lainnya, bukan memikirkan diri sendiri. Jika kalian membaca sesuatu, pernahkah kalian berpikir, aku ingin membagi ini bersama sahabatku? Jika kalian merencanakan sesuatu, adakah kalian hanya berpikir tentang apa yang ingin kalian lakukan, ataukah apa yang akan menyenangkan pihak lain? Sebagaimana Herman Oeser, seorang penulis Jerman pernah mengatakan, "Mereka yang ingin bahagia sendiri,janganlah kawin. Karena yang penting dalam perkawinan ialah mem buat pihak yang lain bahagia. - mereka yang ingin dimengerti pihak yang  lain, jangan lah kawin. Karena yang penting di sini ialah mengerti pasangannya.

" Maka batu ujian yang pertama ialah:
"Apakah kita bisa sama-sama merasakan sesuatu? Apakah aku ingin menjadi bahagia atau membuat pihak yang lain bahagia?"

Kedua, Ujian kekuatan.
Saya pernah menerima surat dari seorang yang jatuh cinta, tapi sedang risau hatinya. Dia pernah membaca entah di mana, bahwa berat badan seseorang akan berkurang kalau orang itu betul-betul jatuh cinta.
Meskipun dia sendiri mencurahkan segala perasaan cintanya, dia tidak kehilangan berat badannya dan inilah yang merisaukan hatinya. Memang benar, bahwa pengalam an cinta itu juga bisa mempengaruhi keadaan jasmani. Tapi dalam jangka panjang cinta sejati tidak akan menghilangkan kekuatan kalian; bahkan sebaliknya akan memberikan kekuatan dan tenaga baru pada kalian. Cinta akan memenuhi kalian dengan kegembiraan serta membuat kalian kreaktif, dan ingin menghasilkan lebih banyak lagi.

Batu ujian kedua :
"Apakah cinta kita memberi kekuatan baru dan memenuhi kita dengan tenaga kreaktif, ataukah cinta kita justru menghilangkan kekuatan dan tenaga kita?"

Ketiga, Ujian penghargaan.
Cinta sejati berarti juga menjunjung tinggi pihak yang lain. Seorang gadis mungkin mengagumi seorang jejaka, ketika ia melihatnya bermain bola dan mencetak banyak gol. Tapi jika ia bertanya pada diri sendiri, "apakah aku mengingini dia sebagai ayah dari anak-anakku?", jawabnya sering sekali menjadi negatif. Seorang pemuda mungkin mengagumi seorang gadis, yang dilihatnya sedang berdansa. Tapi sewaktu ia berta nya pada diri sendiri, "apakah aku mengingini dia sebagai ibu dari anak- anakku?", gadis tadi mungkin akan berubah dalam pandangannya.

Pertanyaannya ialah:
"Apakah kita benar-benar sudah punya penghargaan yang tinggi satu kepada yang lainnya? Apa aku bangga atas pasanganku?"

Keempat, Ujian kebiasaan.
Pada suatu hari seorang gadis Eropa yang sudah bertunangan datang pada saya. Dia sangat risau, "Aku sangat mencintai tunanganku," katanya, "tapi aku tak tahan caranya dia makan apel." Gelak tawa penuh pengertian memenuhi ruangan. "Cinta menerima orang lain bersama dengan kebiasaannya. Jangan kawin berdasarkan paham cicilan, lalu mengira bahwa kebiasaan-kebiasaan itu akan berubah di kemudian hari. Kemungkinan besar itu takkan terjadi. Kalian harus menerima pasanganmu sebagaimana adanya beserta segala kebiasaan dan kekurangannya.

Pertanyaannya:
"Apakah kita hanya saling mencintai atau juga saling menyukai?"

Kelima, Ujian pertengkaran.
Bilamana sepasang muda mudi datang mengatakan ingin kawin, saya selalu menanya kan mereka, apakah mereka pernah sesekali benar-benar bertengkar - tidak hanya berupa perbedaan pendapat yang kecil, tetapi benar-benar bagaikan berperang. Seringkali mereka menjawab, "Ah, belum pernah, pak, kami saling mencintai." Saya katakan kepada mereka, "Bertengkarlah dahulu - barulah akan kukawinkan kalian." Persoalannya tentulah, bukan pertengkarannya, tapi kesanggupan untuk saling berda mai lagi. Kemampuan ini mesti dilatih dan diuji sebelum kawin. Bukan seks, tapi batu ujian pertengkaranlah yang merupakan pengalaman yang "dibutuhkan" sebelum kawin.

Pertanyaannya:
"Bisakah kita saling memaafkan dan saling mengalah?"

Keenam, Ujian waktu.
Sepasang muda mudi datang kepada saya untuk dikawinkan. "Sudah berapa lama kalian saling mencintai?" Tanya saya. "Sudah tiga, hampir empat minggu," jawab mereka. Ini terlalu singkat. Menurut saya minimum satu tahun bolehlah. Dua tahun lebih baik lagi. Ada baiknya untuk saling bertemu, bukan saja pada hari-hari libur atau hari minggu dengan berpakaian rapih, tapi juga pada saat bekerja di dalam hidup sehari-hari, waktu belum rapi, atau cukur, masih mengenakan kaos oblong, belum cuci muka, rambut masih awut-awutan, dalam suasana yang tegang atau berbahaya. Ada suatu peribahasa kuno, "Jangan kawin sebelum mengalami musim panas dan musim dingin bersama dengan pasanganmu." Sekiranya kalian ragu-ragu tentang perasaan cintamu, sang waktu akan memberi kepastian.

Tanyakan:
"Apakah cinta kita telah melewati musim panas dan musim dingin? Sudah cukup lamakah kita saling mengenal?"
Dan izinkan saya memberikan suatu kesimpulan yang gamblang. Seks bukan batu ujian bagi cinta.
"Jika sepasang muda mudi ingin punya hubungan seksual untuk mengetahui apakah mereka saling mencintai, perlu ditanyakan pada mereka, "Demikian kecilnya cinta kalian?" Jika kedua-duanya berpikir, "Nanti malam kita mesti melakukan seks - kalau tidak pasanganku akan mengira bahwa aku tidak mencintai dia atau bahwa dia tidak mencintai aku," maka rasa takut akan kemungkinan gagal sudah cukup menghalau keberhasilan percobaan itu. Seks bukan suatu batu ujian bagi cinta, sebab seks akan musnah saat diuji. Cobalah adakan observasi atas diri saudara sendiri pada waktu saudara pergi tidur. Saudara mengobservasi diri sendiri, kemudian tidak bisa tidur. Atau saudara tidur, kemudian tidak lagi bisa mengobservasi diri sendiri. Sama benar halnya dengan seks sebagai suatu batu ujian untuk cinta. Saudara menguji, sesudah itu tidak lagi mau mencintai. Atau saudara mencintai, kemudian tidak menguji. Untuk kepentingan cinta itu sendiri, cinta perlu mengekang menyatakan dirinya secara jasmaniah sampai bisa dimasukkan ke dalam dinamika segitiga perkawinan.

Senin, 14 Maret 2011

Pesan buat Suami Istri..

Jika kita suami istri mulai belajar berkomunikasi dengan baik, maka rumah tangga pasti akan mengalami perubahan dan pemulihan.

Tidak akan pernah ada kata perceraian terjadi, untuk itu kita perlu jujur pada diri sendiri bagian mana yang perlu kita ubah.

Prinsip komunikasi yang sehat :
1. Jadilah pendengar yang baik..
2. Berpikir sebelum berbicara..
3. Berbicara dengan kasih...
4. Jangan menghukum pasangan dengan puasa bicara...
5. Jauhi berdebat...
6. Kendalikan amarah pada waktu berbicara...
7. Mintalah maaf bila bersalah...
8. Jangan merengek...
9. Berhentilah mengkritik, tp membangunlah..
10. Hargailah pendapat orang lain..

Hal yang perlu diperhatikan saat berbicara :
1. Volume - jangan terlalu keras.
2. Pitch - Nada suara jangan tinggi / membentak.
3. Moment - cari waktu yang tepat untuk membicarakan masalah.

Sembilan puluh persen gesekan yang terjadi dalam kehidupan sehari2 disebabkan oleh nada bicara yang kurang baik.

Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya !

Teman, ketika kemarahan memuncak, pikirkanlah akibat-akibatnya.

Ingatlah selalu mengapa anda memilih dia, masa-masa indah dan perjuangan kalian bersama mewujudkan hari pernikahan anda.

GOD Bless Our Marriage ..:)
Sent from my HinoBerry®
powered by HINO GENUINE PART

Senin, 07 Maret 2011

USIA PERNIKAHAN MEMPENGARUHI KEMESRAAN..

SEBELUM BOBO :
6 weeks: selamat bobo sayang, mimpi indah ya, mmmuach.
6 months: tolong matiin lampunya, silau nih..
6 years : KESANA-AN DOONG...KAMU TIDUR DEMPET2AN KAYAK MIKROLET GINI SIH?!

NGAJARIN NYETIR :
6 weeks : hati2 say, injek kopling dulu baru masukin perseneling ya
6 months: pelan2 dong lepas koplingnya.
6 years : PANTESAN SERING KE BENGKEL, MASUKIN PERSENELINGNYA AJA KAYAK
GINI!??

BALASIN SMS:
6 weeks: iya sayang, bentar lagi nyampe rumah koq, aku beli martabak
kesukaanmu dulu ya
6 months: mct bgt di jln nih
6 years : OK.

DATING PROCESS :
6 weeks : I love U, I love U, I love U.
6 months : Of course I love U.
6 years : YA IYAHLAH!! KLO AKU TDK CINTA KAMU, NGAPAIN NIKAH SAMA KAMU??

BACK FROM WORK :
6 weeks : Honey, aku pulang...
6 months : I'm BACK!!
6 years : SI MBOK MASAK APA HARI INI??

HADIAH (ULANG TAHUN) :
6 weeks : Sayangku, kuharap kau menyukai cincin yang kubeli
6 months : Aku membeli lukisan, nampaknya cocok dgn suasana ruang
tengah
6 years : NIH DUITNYA, LOE BELI SENDIRI DEH YG LOE MAU.

TELEPON :
6 weeks : Baby, ada yg pengen bicara ama kamu di telpon
6 months : Eh...ini buat kamu nih...
6 years : WOOIII TELPON BUNYI TUUUHHH....ANGKAT DUOOONG!!!

MASAKAN :
6 weeks : Wah, tak kusangka rasa makanan ini begitu
lezaattt...!!!
6 months : Kita makan apa malam ini??
6 years : HAH? MAKANAN INI LAGI?

APOLOGY :
6 weeks : Udah gak apa-apa sayang, nanti kita beli lagi ya
6 months : Hati2! Nanti jatuh tuh.
6 years : KAMU GAK NGERTI2 YA DAH BERIBU2 KALI AKU BILANGIN

BAJU BARU :
6 weeks : Duhai kasihku, kamu seperti bidadari dengan pakaian
itu
6 months : Lho, kamu beli baju baru lagi?
6 years : BELI BAJU ITU HABIS BERAPA??

PLANNING FOR VACATIONS :
6 weeks : Gimana klo kita jalan2 ke Amerika atau ketempat yg kamu mau
honey?
6 months : Ke Surabaya naik bis aja ya gak usah pakai
pesawat...
6 years : JALAN2? DIRUMAH AJA KENAPA SEH? NGABISIN UANG AJA!

NONTON TV :
6 weeks : Baby, apa yg pengen kita tonton malam ini ?
6 months : Sebentar ya, filmnya bagus banget nih.
6 years : JANGAN DIGANTI2 DONG CHANNELNYA AH! GAK BISA LIAT ORANG SENENG
DIKIT APA ?!

PAKE TOILET :
6 weeks : ngga apa2, kamu duluan deh, aku ngga buru2 koq..
6 months: masih lama ngga nih?
6 years : brug! brug! brug! (suara pintu digedor), kalo mau bertapa, tuh di
gunung Merapi sono!!

Minggu, 12 Desember 2010

Resep Perkawinan Bahagia

Suatu ketika saat saya belajar untuk menjadi trainer dari Zig Ziglar, Krish Dhanam, Global ambasaddor dari Zig Ziglar bercerita kepada saya bahwa orang yang dianggap sukses adalah bila dia bukan hanya sukses dipekerjaannya saja tetapi juga sukses dirumah tangganya. Juga dia pernah berucap, bahwa dia mempunyai sebuah kebiasaan yang indah walaupun dia sering keluar kota bahkan keluar negeri tetap saja dia berbicara kepada istri serta anaknya. Bahkan dia selalu mengucapkan I love you setiap selesai pembicaraan di skype.

Saat saya tanya, apakah dia selalu mengucapkan i love you setiap hari? Dia katakan iya, lalu dia bercerita kepada saya kenapa terjadinya sebuah perselingkuhan. Bisa jadi karena pasangan kita kurang mendapatkan kata atau ucapan sayang dari pasangannya.

Berbeda saat pacaran dulu mungkin akan berhamburan kata sayang atau cinta. Tetapi saat menikah aduhhhh beda banget. Dan ada satu kata dari dia yang cukup bagus, kalau anda tidak mengucapkan kata sayang atau cinta maka suatu saat bisa saja tangki cinta dia akan kosong. Na bila tangki cintanya kosong maka bisa jadi ada orang lain yang mengisinya dengan cara mengatakan cinta. Apakah itu sama saja dengan tidak berabe? Gimana kalau akhirnya dia menangapi kata cinta tadi? Wuihhhhh . sudah tahu akhir ceritanya bukan J
Dalam buku Zig Ziglar ,See you At The Top ada beberapa resep agar perkawinan tetap menjadi bahagia.

Caranya bagaimana? Begini caranya:
1.Mengingat ketika masa anda sedang jatuh cintakepada dia sebelum menikah
Ingatlah ketika masa pacaran dulu, kenapa anda jatuh cinta kepada dia dan anda selalu berusaha untuk menampilkan yang terbaik dari diri anda kepada pasangan anda. Selalu ramah, sopan, penuh perhatian, bijaksana dan baik. Dan untuk mempertahankan rumah tangga, kuncinya adalah kembali ketika masa anda sebelum menikah

2.Perkawinan bukanlah tawaran 50/50 tetapimemberikan komitmen penuh 100/100
Dalam perkawinan anda harus menyerahkan diri anda kepada pasangan anda. Bukan hanya sekedar agar jangan sakit maka saya kasihnya 50 saja dulu. Lah gimana perkawinan mau langgeng kalau persepi diawal saja sudah salah. Ingat loh. Your perception is your projection.

3.Awali dan akhiri kegiatan setiap hari denganpernyataan cinta bagi pasangan anda.
Awalnya buat saya setelah menikah 5 tahun untuk memulai kata cinta, wuihhh susahnya setengah mati. Bahkan saya ada klien yang mengatakan, gila apa. Gengsi atau norak ngomong cinta. Lah kok bisa gitu? Mentang-mentang sudah jadi milik dipikir ngga perlu ngomong lagi apa? J percaya deh, begitu anda ngomong sayang dan cinta, wuihhh semua berubah deh.

4.Kejutkanlah dia dengan memberikan hadiah ataukartu
Ini juga kejadian dengan saya, kok saya ngga pernah membeli bunga, eh tahu-tahu kasih bunga, dan istri saya sampai senengnya minta ampun. Awalnya dipikir saya nyeleweng ya makanya ngasih bunga hahahaha…. tapi kenyataannya. Sampai hari ini saya setia tuh dengan pasangan saya yang cantik ini.

5.Nikmatilah waktu bersama dengan dia yang bermutu
Setelah saya menikah 6 tahun, saya menyadari bahwa saya perlu mempunyai kualitas waktu yang berharga dengan istri. Dan menariknya dalam masa sekitar 3 jam itu bersama istri saya, wuihhh berasa kembali ketika masa pacaran dulu. Ingat, kalau jalan-jalan pakailah baju yang terbaik jangan daster yahhh

6.Cobalah menjadi pendengar yang baik
Pendengar yang baik tidaklah terlalu mudah, apalagi maunya bawaannya kalau ngga proteksi malah ngasih nasehat. Kadang pasangan kita ngga membutuhkan nasehat kok. Dia hanya membutuhkan kita untuk mendengarkan dia saja. Coba sekali-kali tahan nafas anda begitu ada kata yang mau keluar dari mulut anda.

7.Jangan buat pasangan anda sebagai pesaing terhadapanak anda untuk mendapatkan perhatian anda
Na, alasan klasik biasanya kalau diajak keluar adalah jangan deh, ajak anak-anak. Kasian deh, ajak merekalah. Lah kalo begini terus. Gimana mau mesra? Ingat, pasangan anda tetaplah manusia yang butuh diperhatikan. Ingat woii, isi tangki cintanya. Siapkan waktu untuk mereka.

8.Apabila terjadi perbedaan paham, itu boleh-bolehsaja tetapi anda tidak boleh marah
Marah boleh, beda paham boleh tetapi tetap pegang kata bahwa perbedaan paham itu tidak akan membuat menjadi kata cerai. Kebanyakan perkawinan adalah paling enak ngomong cerai. Jadi hold your breath dan jangan langsung keluarkan kata cerai.Ingat, semua perbedaan itu pasti mempunyai maksud baik. Hanya mungkin caranya saja yang berbeda.

9.Ingatlah bahwa keluarga harus mempunyai pemimpinyang akan mengambil keputusan walau dalam keadaan sulit sekalipun
Dalam suatu perjalanan rumah tangga kadang sering adanya suatu kondisi yangmembutuhkan keputusan. Dan ayah sebagai pemimpin rumah tangga, haruslah bertanggungjawab sebesar-besarnya demi mempertahankan rumah tangga dan buatlah keputusan apapun berkaitan kondisi keluarga dan doakan hasilnya kepada Tuhan.

10Anda harus berupaya habis-habisan untukmenyenangkan atau memahami pasangan anda
Awalnya saya pernah mendengar yang namanya cinta tanpa syarat. Saya pikir ahhhh teori. Nggak mungkin. Tetapi setelah berjalan 7 tahun menikah, saya akhirnya menemukan arti sesungguhnya cinta tanpa syarat. Cinta tanpa syarat artinya kita menerima kelebihan dan kekurangan pasangan kita apa adanya. Bahkan biar istri saya bangun siang, ngga bisa masak, ngga bisa dandan tetap saja dia adalah istri saya yang saya pilih menjadi pasangan hidup saya. Dan yang paling penting, jangan dengarkan pihak ke tiga yang kadang semakin memperkeruh kondisi keluarga. Belum orang tuanya ngomong, enak aja anak gue diginiin, ngga bisa harus melakukan ini dan itu. Saya sarankan, jangan didengarkan. Ingat anda yang menikah. Bukan orang ketiga tersebut yang menikah. Alasan anda menikah dulu saya yakin pasti kuat bukan?

11.Cobalah resep cinta : 1 cangkir cinta, 2 cangkirkesetiaan, 3 cangkir kesediaan memaafkan, 1 cangkir persahabatan, 5 sendokharapan, 2 sendok kelembutan, 4 liter iman dan 1 barel tertawa.

12.Hendaklah kamu selalu ramah terhadap pasangananda, penuh kasih mesra dan saling memaafkan
Apakah susah kita bergandengan tangan? Atau memeluk saat jalan? Bahkan saya pernah melihat ada seorang suami istri yang sudah punya 2 orang anak masihpangku-pangkuan didepan umum. Iri bukan kalau kita melihatnya? Kenapa andatidak melakukannya? Biarkan orang lain iri melihatnya hahahaha..

13.Berdoa bersama-sama
Ajaklah pasangan anda selalu berdoa atau bersembayang bersama. Karena konon Tuhan lebih mendengarkan orang berdoa kalau dalam keluarga itu mau berdoa dan bersembayang bersama-sama. Dan ini menjalin hubungan mesra dengan sang Pencipta.

14.Ingatlah selalu, apabila terjadi pertengkaran yangtidak terhindarkan. Siapa yang memulai untuk menyelesaikannya tidaklah penting.Namun orang yang memulai itu memperlihatkan kematangan dan cinta yang lebih besar.

Dah, jangan gengsi-gengsian. Buruan deh meminta maaf atau menyelesaikannya. Kadang kita suka egois, ngga mau ah. Ngapain gue minta maaf, lah dia yang mulai. Ngga mau. Harga diri gue bisa rusak. Lah ini bukan masalah harga diri tetapi masalah kelangsungan rumah tangga bukan? Bukankah lebih baik manusia itu selalu berpasang-pasangan? Apalagi bisa dengan satu pasangan yang sama. Wuihhhh indahnya bukan?
Jadi, renungkanlahkata-kata diatas sehingga perkawinan kalian akan langgeng sampai kakek dannenek.

Sukses untuk anda.
By : Antonius Arif
School of Mind Reprogramming

Sent from my HinoBerry®
powered by HINO GENUINE PART

Kamis, 11 November 2010

Harus mencintai orang yang kami nikahi

Serombongan turis Amerika yang berwisata di pedalaman Tiongkok berpapasan dengan arak-arakan meriah. Sebuah arak-arakan pernikahan; pengantin pria sedang menjemput pengantin wanita untuk menuju balai pesta.
"Siapa yang wajahnya ditutup cadar tebal itu?" tanya para turis.
"Pengantin wanita, " sahut pemandu lagi.
"Mengapa wajahnya harus ditutup?"
"Di desa ini, orangtua menjodoh-kan anak-anaknya,dan seorang pengantin dilarang melihat calon pasangannya sampai resmi menikah, " jelas si pemandu.

Seorang turis penasaran: "Di negara saya, di mana setiap orang memilih jodohnya sendiri-bahkan ada yang sudah serumah sebelum menikah-angka perceraian sangat tinggi. Di sini, pasti jauh lebih tinggi ya?" Dengan heran si pemandu menjawab: "Di sini justru hampir tak ada perceraian." "Apa rahasianya?" tanya turis itu lagi. Sipemandu terdiam lama sebelum menjawab: "Di negara Anda, orang menikah dengan orang yang mereka cintai. Di sini, nenek moyang kami mengajar bahwa kami harus mencintai orang yang kami nikahi".

Sent from my HinoBerry®
powered by HINO GENUINE PART

Selasa, 28 September 2010

Kenapa Cincin Kawin di Jari Manis?

Ikuti langkah berikut ini, Tuhan benar-benar membuat keajaiban

 

1. Pertama, tunjukkan telapak tangan anda, jari tengah ditekuk ke dalam

2. Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya.

3. Permainan dimulai, 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan?

4. Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari mewakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati.     Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.

5. Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereke memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.

6. sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking,yang mewakili anak2. cepat atau lambat anak2 juga akan meninggalkan kita.

7. selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain.

Sent from my HinoBerry®
powered by HINO GENUINE PART

Minggu, 12 September 2010

Kehidupan PERNIKAHAN

Ada orang yang lebih bersemangat
mempersiapkan PESTA pernikahannya
daripada mempersiapkan KEHIDUPAN pernikahannya.

Bahkan ada pernikahan yang batal karena kedua keluarga
bertikai tentang rencana pestanya.

Bukankah lebih indah jika mereka berfokus
pada keharmonisan hati dan pikiran
bagi dua jiwa yang akan hidup bersahabat
dalam suka dan duka, dalam sehat dan sakit,
dan dalam kekurangan dan kelebihan?

by Mario Teguh

Rabu, 18 Agustus 2010

Put GOD first




If you love me, you will obey what I command. John 14:15

Apakah anda dan pasangan anda menempatkan Tuhan sebagai yang utama dalam pernikahan kalian ? Atau apakah anda membiarkan diri sendiri untuk dibajak oleh tugas dan kepentingan lain ? Ketika anda dan kekasih anda membiarkan Tuhan bertahta diatas hidup dan pernikahan kalian, rumah tangga kalian akan diberkati.

Seringkali kita lupa untuk menempatkan Tuhan sebagai tokoh utama dalam kehidupan kita. Konsekuensinya adalah sengaja atau tidak sengaja, kita akan menyakiti orang lain karena kita bertindak egois. Keputusan kita mencerminkan kepentingan diri sendiri dan kepuasan duniawi belaka. Jika kita ingat untuk tidak menyakiti hati Tuhan dan melanggar perintahNya, kita tidak akan memaki suami, memukul istri, berselingkuh, berbohong menutupi kesalahan, mengabaikan anak, dan sebagainya.

Untuk menanggapi kasih Tuhan yang begitu berlimpah, kita dituntut untuk menempatkan Tuhan sebagai yang utama dalam segala aspek kehidupan kita, termasuk pernikahan. Ketika suami dan istri sungguh saling mengasihi dan berupaya untuk membahagiakan pasangannya, bayangkan betapa indahnya relasi itu ? Anak-anak juga akan belajar bagaimana memperlakukan orang lain dengan baik, dengan respek dan kasih, melalui contoh yang diberikan oleh kedua orangtuanya.

Tuhan selalu berserta kita, mendengarkan pemikiran dan doa kita, mengawasi segala tindakan kita. Dalam tuntutan beban kehidupan sehari-hari, kita pasti tergoda untuk mengabaikan keberadaan Tuhan atau lebih parah lagi, untuk melawan perintahNya. Tetapi, ketika kita diam dan menyadari kehadiranNya, Tuhan menjamah hati dan memulihkan jiwa kita.

Mulailah saat ini juga. Kasihilah pasangan kita seperti Tuhan mengasihi kita. Ingatlah bagaimana dulu dimasa pacaran kita begitu mendambakan kebersamaan dengan si dia, dan berusaha sedapat mungkin untuk membahagiakannya. Mengapa tidak kita ulang kisah cinta itu sekarang, dan memulai kehidupan rumah tangga yang berpedoman kepada kasih dan perintah Tuhan. Mari kita muliakan Tuhan dengan menempatkan Dia sebagai yang utama dalam kehidupan kita.

Faith is obedience at home and looking to the Master; obedience is faith going out to do His will. - Andrew Murray

Sampai MAUT memisahkan



Pemeran tokoh film Superman yang sangat terkenal yaitu Christopher Reeve memang telah tiada. Namun ia meninggalkan sebuah kisah keharmonisan keluarga yang menjadi inspirasi bagi banyak keluarga di dunia ini, termasuk tokoh-tokoh dunia seperti Hillary Clinton dan suaminya yaitu Bill Clinton.

Sang Superman menikah dengan Dana, wanita yang ia cintai pada tahun 1992 dan melahirkan putera mereka yang bernama William. Namun, di usia ke-3 pernikahan mereka, Christ jatuh dari kuda dan menjadi cacat total. Tentunya hal itu membuat Christ menjadi putus asa dan sering ingin mengakhiri hidupnya. Di sinilah ujian kesetiaan mereka diuji oleh Tuhan. Dana tidak pernah putus asa akan keberadaan suaminya. Ia dengan setia menjalani hari-harinya dengan merawat suami tercinta yang cacat, yang harus terus menerus dibantu bahkan yang kecewa dan pesimis akan hidupnya. Dana tidak pernah menyerah. Ia tidak mundur ataupun menyesali nasibnya. Tetapi justru ia senantiasa berada di sisi Christ untuk memberikan semangat hidup dan menunjukkan cintanya. Tentunya itu bukanlah sebuah ujian yang ringan bagi Dana. Ada banyak kesempatan dan alasan baginya untuk meninggalkan Christ, tetapi ia tetap menjaga keharmonisan keluarganya. Perjuangan Dana tidak pernah sia-sia karena akhirnya Christ kembali menemukan jati dirinya, ia bisa menerima keadaannya dan bahkan semangatnya bangkit lagi untuk mendirikan yayasan sosial menolong orang-orang cacat. Luar biasa !!! Pada tahun ke-9 kelumpuhannya, Christ meninggal dunia akibat komplikasi jantung. Istrinya berkata di acara pemakaman seperti ini, "Ketika kami menikah, aku berjanji kepada Christ bahwa aku akan mencintainya, mendampinginya dalam keadaan sehat atau sakit dan aku telah memenuhi janji pernikahan itu. Tetapi sekarang aku mau mengubah janji pernikahan itu yaitu aku bukan sekedar akan mencintai, menghormati sampai maut memisahkan kami, tetapi aku akan mencintainya selamanya". Ternyata janji tersebut pun Dana genapi. Hanya 1 tahun 6 bulan dari kematian Christ, Dana terserang kanker paru-paru dan akhirnya meninggal dunia. Kisah cinta mereka adalah kisah cinta abad ini.

Sungguh indah bagi setiap pasangan untuk terus mengingat janji nikah yang telah kita ucapkan di hari pernikahan. Sebuah janji untuk mencintai, menghormati dan menghargai di dalam segala kondisi. Tentunya ketika kondisi berada dalam zona nyaman, bahagia dan baik-baik saja maka janji nikah ini akan sangat mudah untuk digenapi. Tetapi ketika janji nikah ini diuji lewat tantangan, sakit penyakit, keuangan, jabatan bahkan godaan orang ke-3 dalam rumah tangga, barulah kemurnian dan kualitas cinta kita akan terlihat.

Setiap tahun semua pasangan suami istri akan menginjak kembali 1 hari ulang tahun pernikahan mereka. Tentunya angka tahun pernikahan akan terus bertambah dan tidak pernah berkurang. Di saat itulah menjadi saat yang tepat untuk memperkatakan kembali janji nikah yang telah diucapkan. Ini sangat berguna untuk memperbaharui komitmen sebuah pernikahan sehingga keluarga yang harmonis bisa tercapai dan tentunya dimulai dari hubungan suami istri yang harmonis. Semakin bertambah usia pula, semakin bertambah keharmonisan. Seperti halnya janji nikah yang berkata, "Aku akan mencintaimu di saat senang dan susah, miskin atau kaya, sakit maupun sehat ... sampai maut memisahkan kita"



Jumat, 06 Agustus 2010

Selesai MENIKAH selesailah INVESTASI



"You are my sunshine.. Please don't take my sunshine away..." Ini cuplikan sebuah lagu barat menggambarkan bertapa pentingnya seorang soulmate di perjalanan hidup kita yang mana di Indonesia belum banyak disadari tentang peran ini.



Diacara pria sejati yang baru saja saya ikuti, baik pada kesaksian di podium & atau kesaksian di dalam grup saya maka saya bisa mengambil kesimpulan untuk pria yang telah bekeluarga baik yang melakukan selingkuh atau tidak terdapat semacam model yang berkembang untuk kebanyakan pria saat ini yakni...



Mereka melakukan investasi apa aja yang mereka bisa lakukan & juga memberikan 'penampilan' yang the best ketika mengejar pujaannya & pada waktu mereka mendapatkan maka mereka merasa menjadi 'winner' terhadap pertandingan melawan para competitor mereka...



Segera pernikahan terjadi maka mereka berpikir bahwa mereka tidak perlu lagi invest di segala bidang kepada sang istri karena mereka sudah mendapatkan apa yang diidamkan padahal sebenarnya di saat itu sesungguhnya adalah permulaan dari sebuah investasi yang harus dilakukan terus... Mereka meminta istrinya agar menyelesaikan tugas2 rumah tanggah termasuk mengurus anak2 mereka. Malam hari jika mereka horny maka adalah tugas istri melayani perkara siap atau tidak bukan urusan para pria. Para pria ini hanya mempunyai tugas untuk bekerja dalam arti mencari uang ketika mereka memberi uang saku/hidup pada istri mereka maka mereka berpikir sudah melaksanakan kewajiban mereka.



Pada waktu retret mayoritas pria tersebut kaget kalah mendengar bahwa salah satu kebutuhan wanita di antara kebutuhan2 yang lain adalah mereka butuh untuk didengar. Sesungguhnya menurut saya kehidupan percintaan antara 2 manusia baru dimulai ketika mereka berjanji di depan altar bahwa hanya kematian yang memisahkan. Rupanya banyak pria yang mengucapkan komitmen ini tanpa kesadaran penuh tentang makna janji tersebut.



Wanita jika terpuaskan jiwanya maka sinar mata mereka menjadi berkilau mengekspresikan inner soul yang bahagia & tentram pada saat ini tentu mereka menjadi seorang istri atau mama yang baik. Sayang banyak pria di Indonesia hanya mengukur wanita dari bentuk badan & layanan surga diranjang... Mereka belum mengerti nikmatnya mempunyai seorang soul mate untuk secara berdua mengarungi kehidupan yang penuh riak gelombang...



Salam penuh kasih

By Steph Haris Nyo

Kamis, 05 Agustus 2010

I Love You Just The Way You Are



Berapa jumlah lagu bertema cinta? Barangkali lebih dari jumlah bintang di langit. Tapi dari sekian banyak lagu cinta, yang paling berkesan buat saya adalah "Just the Way You Are" yang diciptakan oleh Billy Joel. Percaya tidak, lagu ini bahkan sudah memikat saya ketika saya masih remaja ingusan berumur 13 tahun di tahun 1981, dan sampai sekarang pun saya masih sangat menyukainya.

Ini penggalan beberapa liriknya yang begitu simpel tapi maknanya jleeeebbbzzz banget!
"I took the good times; I'll take the bad times;
Don't change the color of your hair; You always have my unspoken passion;
Though I might not seem to care
I don't want clever conversation; never want to work that hard; I just want someone that I can talk to; I want you just the way you are."

Betapa nyamannya punya kekasih seperti itu. Seseorang yang mengatakan dengan nada teduh: "Udah, gak usah repot ngecat rambut segala, gak usah bicara sok pinter, karena sekalipun aku nampak cuek, aku mencintaimu seperti kamu apa adanya."

Dan ketika Anda cemas bahwa cintanya bisa berubah seiring dengan berjalannya waktu, masih dengan nada lembut dia memastikan: "Aku sudah mereguk nikmatnya masa-masa yang menyenangkan bersamamu, jadi akupun akan siap mengarungi masa-masa yang sulit (I took the good times, and I'll take the bad times)."

Lagu ini mungkin tidak begitu cocok untuk anak-anak muda yang sedang membara penuh dengan impian serba ideal tentang seorang kekasih. Juga tidak cocok untuk mereka yang belum pernah mengecap dahsyatnya sentuhan cinta (baca: belum pernah pacaran, atau pacaran gagal melulu), tapi setidaknya lagu itu bisa disimak untuk menghadirkan sekerat cinta yang simpel namun teduh.

Cinta memang elusive, bak fatamorgana, didiamkan nampak, begitu dikejar eh lenyap. Buset dah. Yang cakep banyak. Yang tajir (=kaya raya) juga banyak. Yang tinggi atletis atau sexy juga tidak kurang. Yang pinter juga banyak. Tapi yang bisa enak diajak ngomong dan dengan tulus mengucapkan: "I LOVE YOU JUST THE WAY YOU ARE" . . . . ?
Hmmm. . . . .

By Patrisius Djiwandono

Minggu, 25 Juli 2010

PENGABDIAN HIDUP Berpasangan


Pengabdian Total
Bukan hanya sebagian, tetapi semuanya. Bukan untuk waktu yang pendek, melainkan selama hidup itu masih diberikan Tuhan

Pengabdian untuk mengasihi
Setelah berbagai macam peristiwa yang terjadi, seringkali perasaan dan emosi untuk mengasihi menjadi lenyap. Saat itulah keduanya seharusnya tetap mengasihi, bukan lagi dengan emosi atau perasaan, melainkan dengan kehendak dan komitmen, sampai emosi dan perasaan itu muncul kembali. Begitulah keduanya belajar untuk setia mengasihi

Pengabdian untuk bebas dari masa lalu
Banyak kehidupan berpasangan hancur oleh karena kenangan pahit masa lalu yang tersimpan menjadi sakit hati. Berbuat kesalahan, beda pendapat, salah paham, dan perselisihan adalah bagian dari kehidupan berpasangan. Setiap kali hal itu terjadi, keduanya harus dapat menyelesaikan dan kemudian tidak mengingatnya lagi.

Pengabdian untuk berubah
Ingin menang sendiri adalah bentuk kesombongan dan awal dari kehancuran. Diri kita belum sempura begitu pula pandangan kita. Jika keduanya melakukan kesalahan dan kemudian menyadarinya, maka kerelaan untuk berubah adalah bentuk nyata kasih.

Pengabdian untuk menyelesaikan konflik
Konflik yang tidak diselesaikan atau tidak tuntas membuat banyak masalah dikemudian hari. Di dalam kehidupan berpasangan sesekali terjadi konflik, disinilah keduanya harus belajar untuk menyelesaikan konflik yang ada secara tuntas dan ini membutuhkan itikad baik dari keduanya.

Pengabdian untuk menguasai kemarahan
Janganlah keduanya hancur oleh karena kemarahan, apapun yang terjadi, keduanya harus menguasai dan mengendalikan kemarahan. Alkitab memberi batasan sampai matahari terbenam

Pengabdian untuk mengampuni dan berdoa bersama
Pengampunan adalah prinsip hidup orang percaya, makin banyak waktu yang diberikan untuk bergaul dengan seseorang makin besarlah kemungkinan terjadi perselisihan. Demikian juga dalam berpasangan saling mengampuni dan berdoa bersama adalah kunci hidup berpasangan yang langgeng.

Pengabdian untuk bersekutu
Akan berjalankah dua orang bersama-sama jika mereka belum bersehati?
Bersekutu bersama adalah kunci dari kesehatian dan juga merupakan tindakan nyata untuk melibatkan Tuhan di dalam kehidupan berpasangan sehari-hari. Bersekutu bersama juga memberikan contoh nyata kehidupan kristiani bagi orang lain.

Pengabdian untuk mengerti
Mengerti orang lain adalah perkara sulit, namun lebih sulit untuk mengerti diri sendiri masuk dalam kehidupan berpasangan akan membuat kesadaran bahwa ada banyak hal yang belum dimengerti dari diri sendiri. Kehidupan berpasangan juga adalah kehidupan saling membantu mengerti diri.

Pengabdian untuk berkomunikasi
Setiap permasalahan yang terjadi adalah bersama dan harus dihadapi bersama. Tidak dapat dikatakan bahwa itu adalah persoalan pasanganku atau bukan persoalan pasanganku. Itu sebabnya komunikasi yang baik adalah kunci keharmonisan dalam kehidupan berpasangan.

Pengabdian untuk mengambil keputusan bijaksana
Banyak kali suatu keputusan yang diambil dalam keadaan emosi justru berakibat menghancurkan, oleh sebab itu dalam menghadapi berbagai macam persoalan harus mengambil keputusan bijaksana dengan hati yang dingin dan dengan bantuan pasangan.

Pengabdian untuk mengevaluasi
Pengharapan-pengharapan dalam hidup berpasangan seringkali kenyataan yang ada tidak sesuai dengan pengharapan. Tanpa menyesali segala sesuatu yang telah terjadi dibutuhkan kedewasaan sikap untuk dapat mengevaluasi pengharapan-pengharapan yang pernah dibuat dan diperbaiki bersama.

Pengabdian untuk mengembangkan sasaran
Sejalan dengan hidup berpasangan, menghadapi perubahan dari segala sesuatu yang ada di sekitar, oleh sebab itu keduanya perlu untuk mengembangkan sasaran hidup bersama seturut firman Tuhan

Pengabdian untuk saling melayani
Melalui kehidupan berpasangan, keduanya belajar untuk hidup bagi orang lain, bukan lagi hanya bagi diri sendiri dan ini bukanlah hal yang mudah, oleh sebab itu perlu untuk membuat suatu pengabdian saling melayani. Kasih akan menolong untuk mengerti kebutuhan orang yang dicintai

Pengabdian untuk membina hubungan baik dengan keluarga pasangan
Membina hubungan baik tidak hanya perlu dengan pasangan saja, namun juga dengan keluarga pasangan dan dengan berbuat begitu merupakan pernyataan kasih serta pengucapan syukur kepada Tuhan.

Di atas semua hal di atas adalah Pengabdian bersama untuk melayani TUHAN Inilah tujuan utama Tuhan di dalam hidup berpasangan ialah agar dapat bersama-sama melayani Tuhan, saling tolong menolong dan bekerja sama menyelesaikan panggilan dan tanggung jawab yang sudah Allah berikan.



Sabtu, 03 Juli 2010

CINTA di Punggungmu


Melihat anak -anak berlarian di sekitarku

Aku jadi sadar bahwa kita sudah tidak seperti dulu

Melihat mereka bertumbuh

Aku jadi tau mereka tumbuh sendiri bersama waktu



Aku ingin tau apakah di antara kita juga

Bertumbuh cinta yang makin dewasa?

Bertumbuh keinginan untuk bertolongan

Dan saling membersarkan hati ketika kita semakin tua?



Aku tau nasib kita adalah bersama

Aku mengerti semua orang berharap kita bahagia

Tapi aku mau bertanya, apakah kamu bahagia bersamaku?

Ataukah cinta itu tertinggal di punggungmu?



Sehingga engkau tidak pernah bisa melihat lagi

Karena pandanganmu terlalu jauh keluar

Ke tepian mimpimu yang tanpa ujung

Sehingga aku tertinggal sendirian di rumah ini



Aku mengingatmu yang dulu mengejarku

Aku mengenangmu di saat engkau ada di sekitarku

Tetapi apakah aku masih ada di telapak tanganmu

Sama seperti dulu engkau menuliskan kata mesra itu?






Marathon Runners or Sprinters? (Source: Billy Milton's e-book: Building a Marathon Marriage)

Pada saat saya berkata, "Saya bersedia," Saya menyadari bahwa saya membuat sumpah pernikahan di depan suami tercinta, dan yang paling penting, kami bertukar sumpah pernikahan kami di depan Altar gereja yang berarti kita mengatakan itu di hadapan Tuhan.

Dengan mengatakan, "Saya bersedia," tidak berarti bahwa kehidupan akan seindah impian Hollywood. Tidak sesederhana itu! Perkawinan membutuhkan banyak penyesuaian, toleransi, dan yang paling penting kemauan untuk menerima setiap perubahan yang akan datang di sepanjang jalan.

Perubahan adalah tidak pasti. Tetapi seperti yang dikatakan oleh orang bijak, satu-satunya hal yang pasti dalam hidup ini adalah perubahan. Kita akan berada dalam situasi yang dinamis di mana perubahan ada di sini, di sana dan di mana-mana dalam hidup kita.

Tentu saja, saya bukan ahli perkawinan. Saya masih jauh dari itu! Tapi, dengan pengalaman kecil dalam perkawinan, saya mencoba untuk melihat lebih banyak dari sudut pandang orang lain. Dan buku Billy Milton setidaknya memberi saya contoh yang sangat baik tentang bagaimana menghadapi pernikahan dengan sikap yang berbeda - yang pasti lebih baik!

Mengapa begitu banyak pernikahan gagal? Cukup sederhana, pasangan memulai kehidupan pernikahan mereka dengan mentalitas pelari cepat dan ketika realitas komitmen memukul mereka, mereka kalah. Mereka tidak berpikir maraton - mereka berlari cepat. Mereka berpikir tentang glamour dan kemuliaan, ketika mereka perlu untuk berpikir tentang keberanian.

Dan yang paling penting, Billy juga memberikan rahasia untuk perkawinan maraton : Banyak pasangan keliru percaya bahwa jika kau mencintai seseorang, perkawinan akan mudah. Setiap pasangan yang mencapai usia pernikahan yang panjang telah mengakui bahwa ada saat-saat rasa sakit ketika mereka ingin menyerah, ketika mereka bahkan berpikir tidak saling mencintai lagi. Tapi mereka tidak berhenti. Mengapa? Karena mereka telah mengembangkan "mentalitas maraton" - di mana nyeri tidak mengalihkan pelari maraton yang sejati dari tujuannya.

Jangan menjadi seorang pelari cepat, sebaliknya kembangkan mentalitas maraton untuk pertandingan besar. Berikut adalah beberapa rahasia pernikahan maraton yang ditemukan:

1. Rasa sakit/luka tidak selalu merupakan hal yang buruk.

2. Rasa sakit yang salah tempat dapat menyebabkan kesulitan

3. Rasa sakit bukanlah sinyal bahwa perkawinan Anda sudah selesai.

4. Rasa sakit jangan menjadi fokus dalam pertandingan anda.

Tampak bahwa apa yang ditekankan Billy di sepanjang bukunya adalah tentang menyadari bahwa rasa sakit akan ada dalam perkawinan (dan tentu saja di semua bagian dari kehidupan kita, menikah atau lajang, rasa sakit tidak dapat dihindari). Tapi rasa sakit bukanlah sinyal bahwa perkawinan sudah selesai. Dan rasa sakit jangan menjadi fokus kita dalam pertandingan. Jika kita berfokus pada hal itu, pasti kita akan berada dalam kesulitan.

Dan akhirnya, saya menyadari bahwa hampir tidak mungkin untuk memiliki perkawinan yang sehat tanpa melibatkan Allah, Tuhan kita sebagai pusat dari pernikahan itu sendiri. Mengetahui bahwa pernikahan akan penuh rasa sakit, namun kita masih perlu untuk tetap setia tak peduli betapa menyakitkan kondisi ini, kemampuan untuk memaafkan berada di daftar paling atas. Sementara meminta lebih banyak hati penuh belas kasihan kepada Tuhan, saya tahu dan menyadari lebih dan lebih setiap hari bahwa saya tidak pernah bisa melakukannya sendiri. Gantungkan pada Allah agar dapat memiliki sikap pelari maraton dalam perkawinan dan juga terhadap kehidupan ini, sehingga membuat bangga Bapa kita di Surga

Tuhan, biarkan saya menjadi pelari marathon dan bukan pelari cepat dalam pernikahan ini dan juga dalam kehidupan ini. Amin.