Kamis, 24 September 2015
Tweet Success
Rabu, 23 September 2015
Ejekan Cristiano Ronaldo Kurus Kering Menjadikan Motivasi Untuk Berlatih
Megabintang Portugal ini memanfaatkan ejekan di masa lalu untuk memotivasinya dalam membentuk fisik berotot seperti saat ini.
Sering mendapat ejekan terlalu kurus di masa remaja membuat Cristiano Ronaldo termotivasi untuk membentuk tubuh yang berotot seperti sekarang ini.
Ronaldo menceritakan, ejekan itu dimulai ketika ia memulai karier profesionalnya di Sporting Lisabon dan Manchester United. Sejak saat itu, Ronaldo terus berlatih keras di gym untuk menambah massa ototnya hingga berbentuk impresif seperti yang kita saksikan di Real Madrid.
"Anda harus bekerja sangat keras. Saya melakukan hal ini setiap hari. Itulah mengapa saya berada di level tertinggi selama bertahun-tahun. Ini bukan kebetulan. Saya menambah latihan ekstra di luar lapangan," tutur Ronaldo di sela-sela acara promosi iklan, Minggu (5/7).
"Ketika saya masih muda, banyak orang bilang kepada saya, 'Cristiano, Anda adalah pemain yang sangat berbakat, tetapi Anda kurus kering.' Lalu saya berjanji kepada diri sendiri untuk mengembangkan tubuh saya. Dengan dedikasi dan kerja keras di gym, saya akhirnya bisa mewujudkannya," imbuhnya.
Ronaldo, kini berusia 30 tahun, musim lalu berhasil mencatatkan rekor gol pribadi dalam semusim dengan torehan 61 gol hanya dari 54 penampilan di semua kompetisi bersama Madrid.
Rabu, 02 September 2015
Susahnya Dollar Naik
Sapri: "Iya tuh Nek, tambah susah aja kita Nek... Harga-harga pasti ikut naik."ðŸ˜
Nenek : "Jaman dulu... Waktu nenek masih sebaya emak kamu pri... Duit 5 ribu perak, ke super market bisa dapet semuanya: susu, roti, keju, coklat, gula, mentega, terigu, parfum, bedak, lipstik, shampoo, sabun mandi, celana dalam, minyak goreng bahkan rokok kakekmu 1 slop."😙
Sapri : "Wuiiiih... Banyak amat nek... Kalo sekarang gimana Nek?"😨
...
Nenek : "Sekarang mah susah pri... Kagak bisa lagi... Dimana-mana ada CCTV...!"=
😖
Sapri : !!!!!!!!!!!!!!!!🙇
Selasa, 25 Agustus 2015
Rahasia Sukses
Minggu, 23 Agustus 2015
Sabtu, 22 Agustus 2015
Bandara India Cochin: Bandara pertama pakai tenaga surya
Panel surya ini akan menghasilkan antara 50.000 dan 60.000 unit listrik dalam sehari, dan selama 25 tahun ke depan diatur untuk memiliki dampak penanaman tiga juta pohon.
Hal ini dapat menurunkan hingga 300.000 ton emisi karbon yang diperkirakan selama 25 tahun ke depan.
"Ketika kita menyadari bahwa tagihan listrik lebih tinggi, kita merenungkan kemungkinan ke depan, " kata Managing Director Bandara Internasional Cochin, VJKurian yang dilansir dari Daily mail.
Menurut VJKurian, saat ini di India memakai energi 48.000 KWh setiap harinya. Jika dapat menghasilkan energi yang sama ,maka hal ini akan mengikuti model pengembangan anti pemanasan global yang akan berkelanjutan.
Bandara ini pertama kalinya mulai menggunakan panel surya pada 2013 di blok terminal kedatangan.Kemudian, proyek ini diperluas untuk membuat yang lebih besar dan akhirnya rencana itu disepakati untuk panel surya yang lebih besar.
Jumat, 21 Agustus 2015
Apresiasi anak terhadap ibu
Seorang anak muda mendaftar untuk posisi manajer di sebuah perusahaan besar. Dia lulus interview awal, dan sekarang akan bertemu dengan direktur untuk interview terakhir.
Direktur mengetahui bahwa dari CV-nya, si pemuda memiliki akademik yg baik. Kemudian dia bertanya" apakah kamu mendapatkan beasiswa dari sekolah ?" Kemudian si pemuda menjawab tidak.
"Apakah ayahmu yg membayar uang sekolah ?"
"Ayah saya meninggal ketika saya berumur 1 tahun, ibu saya yang membayarkannya"
"Dimana ibumu bekerja ?"
"Ibuku bekerja sebagai tukang cuci."
Si direktur meminta si pemuda untuk menunjukkan tangannya. Si pemuda menunjukkan tangannya yg lembut dan halus.
"Apakah kamu pernah membantu ibumu mencuci baju ?"
"Tidak pernah, ibuku selalu ingin aku untuk belajar dan membaca banyak buku. Selain itu, ibuku dapat mencuci baju lebih cepat dariku."
Si direktur mengatakan "aku memiliki permintaan. Ketika kamu pulang ke rumah hari ini, pergi dan cuci tangan ibumu. Kemudian temui aku esok hari."
Si pemuda merasa kemungkinannya mendapatkan pekerjaan ini sangat tinggi. Ketika pulang, dia meminta ibunya untuk membiarkan dirinya membersihkan tangan ibunya. Ibunya merasa heran, senang tetapi dengan perasaan campur aduk, dia menunjukkan tangannya ke anaknya.
Si pemuda membersihkan tangan ibunya perlahan. Airmatanya tumpah. Ini pertama kalinya dia menyadari tangan ibunya sangat berkerut dan banyak luka.Beberapa luka cukup menyakitkan ketika ibunya merintih ketika dia menyentuhnya.
Ini pertama kalinya si pemuda menyadari bahwa sepasang tangan inilah yg setiap hari mencuci baju agar dirinya bisa sekolah. Luka di tangan ibunya merupakan harga yg harus dibayar ibunya untuk pendidikannya, sekolahnya, dan masa depannya.
Setelah membersihkan tangan ibunya, si pemuda diam2 mencuci semua pakaian tersisa untuk ibunya,
Malam itu, ibu dan anak itu berbicara panjang lebar.
Pagi berikutnya, si pemuda pergi ke kantor direktur.
Si direktur menyadari ada air mata di mata sang pemuda. Kemudian dia bertanya, " dapatkah kamu ceritakan apa yg kamu lakukan dan kamu pelajari tadi malam di rumahmu ?"
Si pemuda menjawab," saya membersihkan tangan ibu saya dan juga menyelesaikan cuciannya"
"Saya sekarang mengetahui apa itu apresiasi. Tanpa ibu saya, saya tidak akan menjadi diri saya seperti sekarang. Dengan membantu ibu saya, baru sekarang saya mengetahui betapa sukar dan sulitnya melakukan sesuatu dengan sendirinya. Dan saya mulai mengapresiasi betapa pentingnya dan berharganya bantuan dari keluarga"
Si direktur menjawab,"inilah yg saya cari di dalam diri seorang manajer. Saya ingin merekrut seseorang yg dapat mengapresiasi bantuan dari orng lain, seseorang yg mengetahui penderitaan orang lain ketika mengerjakan sesuatu, dan seseorang yg tidak menempatkan uang sebagai tujuan utama dari hidupnya"
"Kamu diterima"
Seorang anak yang selalu dilindungi dan dibiasakan diberikan apapun yg mereka inginkan akan mengembangkan " mental ke'aku'an" dan selalu menempatkan dirinya sebagai prioritas. Dia akan tidak peduli dengan jerih payah orangtuanya. Apabila kita tipe orang tua seperti ini, apakah kita menunjukkan rasa cinta kita atau menghancurkan anak2 kita ?
Kamu dapat membiarkan anak2mu tinggal di rumah besar, makan makanan enak, les piano, menonton dari TV layar besar. Tetapi ketika kamu memotong rumput, biarkan mereka mengalaminya juga. Setelah makan, biarkan mereka mencuci piring mereka dengan saudara2 mereka. Ini bukan masalah apakah kamu dapat memperkerjakan pembantu, tetapi ini karena kamu ingin mencintai mereka dengan benar. Kamu ingin mereka mengerti, tidak peduli seberapa kayanya orangtua mereka, suatu hari nanti mereka akan menua, seperti ibu si pemuda. Yang terpenting, anak2mu mempelajari bagaimana mengapresiasi usaha dan pengalaman mengalami kesulitan dan belajar kemampuan untuk bekerja dengan orang lain agar se gala sesuatu terselesaikan.