Kamis, 10 Oktober 2019

Live is wonderfull


Tanggal 24 September yll di sebuah platform  subway di LA, seorang polisi secara diam" merekam video seorang wanita homeless yang sedang menyenandungkan pantulan soprano operatik dalam bahasa Itali.

Jalur station kebetulan sedang sepi, wanita ini seorang diri menggunakan kesempatan untuk menyenandungkan lagu yang memantul pada dinding subway.
Polisi ini berhasil merekam video yang berdurasi 1 menit,  kemudian menyebarkan lewat media sosial.

Seketika video ini menjadi viral. Setelah ditemui wanita (52th) ini adalah seorang imigrant Rusia yang hijrah ke USA pada usia 24th.
Sebelum menjadi homeless, dia mengajar les piano dan biola. Tetapi karena dia punya problem kesehatan, dia terpaksa menjadi gelandangan yang memainkan biola di sepanjang jalan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Walaupun hidupnya jatuh, tapi dia sering memberi makan burung" dara yang kelaparan.

Suatu saat, seseorang mencuri biola, satu"nya instrument yang membantu untuk hidup (biola ini berharga sekitar 10.000$), pencuri bisa dibekuk, tapi melemparkan biola itu hingga hancur.

Wanita ini (Emily), disamping tidak punya rumah juga kehilangan sumber mata pencahariannya.

Disaat itulah, ketika dia sedang melantunkan suara soprano nya, seorang polisi berhasil merekam dan menyebarkannya, hal itu merubah nasibnya hanya dalam hitungan jam.
Segera, banyak netizen berkomentar agar polisi itu mencarinya kembali, karena banyak yang menggalang dana untuk membantunya.

Baru 2 hari kemudian, Emily bisa ditemukan, dan dia sangat terkejut, karena dia tidak tahu sama sekali bahwa performance solonya beredar viral di media (dia tidak punya internet).

Saking terharunya, dia ragu untuk menerima undangan dari seorang councilman, yang segera mengatur untuk mendapatkan rumah untuknya, dan netizen berhasil menggalang dana mencapai 65.000 $.

Pesan moral dari kisah ini.
Dalam hidup ini, setiap kejadian membawa makna dan alasan.
Hukum alam tetap berlaku dan tidak akan salah alamat, bagi siapapun yang percaya atau tidak, yang menghilang dimanapun  berada.
Dengan berserah diri terhadap sesuatu yang tidak bisa kita rubah, pasti selalu ada invisible hands yang bisa melakukan sesuatu yang tidak pernah kita harapkan.

*Berbuat baik sekecil apapun (seperti yang dia lakukan pada burung" dara) tetaplah sebagai tindakan yang terpuji, walaupun dia tidak mengharapkan imbalan apa", tapi pasti selalu ada invisible hands yang mengatur untuk menolongnya.*
*Maka itu, kita jangan lelah berbuat baik. Bukan kuntitasnya, tetapi kualitas keikhlasannya. Dan jika kita tidak bisa membantu orang yang sedang kesusahan/ kesulitan, setidaknya kita jangan menyakitinya.*
*Hidup ini penuh dengan keajaiban yang tidak bisa kita prediksi.*
*Sebaiknya kita selalu mengasihi sesama, jauhi sifat iri, dengki, penuh kebencian, menghakimi, frustasi, putus asa, merasa hina dan tak berguna. Karena dalam pikiran bawah sadar ( subconscious mind) terdapat infinite potential, itulah mengapa subconscious mind disebut subjective mind dan irrational mind.*


Tidak ada komentar: