Minggu, 08 September 2019

AIR UNTUK INSINYUR



Di sebuah perusahaan pertambangan minyak di Arab Saudi, di akhir thn  40-an.

Seorg pegawai rendahan, remaja lokal asli Saudi, kehausan n bergegas mencari air utk menyiram tenggorokannya yg kering. Ia begitu gembira ketika melihat air dingin yg tampak didepannya n bergegas mengisi air dingin ke dlm gelas.

Belum sempat ia minum, tangannya terhenti oleh sebuah hardikan: "Hei, kamu tdk boleh minum air ini. Kamu cuma pekerja rendahan. Air ini hanya khusus utk Insinyur" Suara itu berasal dr mulut seorg Insinyur Amerika yg bekerja di persh tsb.

Remaja itu akhirnya hanya terdiam menahan haus. Ia tahu ia hanya anak miskin lulusan Sekolah Dasar. Kalaupun ada pendidikan yg dibanggakan, ia lulusan lembaga Tahfidz Quran, tp keahlian itu tdk ada harganya di persh minyak yg saat itu msh dikendalikan oleh manajemen Amerika.

Hardikan itu selalu terngiang di kepalanya. Ia lalu ber-tanya2: Kenapa ini terjadi padaku? Kenapa segelas air saja dilarang utk ku? Apakah krn aku pekerja rendahan, sdg kan mrk Insinyur ? Apkh kalau aku jd Insinyur aku baru bs minum? Apkh aku bisa jd Insinyur spt mrk?

Pertanyaan ini selalu ter-ngiang2 dlm dirinya. Kejadian ini akhirnya menjadi momentum baginya utk membangkitkan "SIKAP POSITIF" . Muncul komitmen dlm dirinya. Remaja miskin itu lalu bekerja keras siang hr n melanjutkan sekolah mlm hari. Hampir setiap hr ia krg tidur utk mengejar ketertinggalannya.

Tidak jarang olok2 dr teman pun diterimanya. Buah kerja kerasnya menggapai hasil. Ia akhirnya bs lulus SMA. Kerja kerasnya membuat persh memberi kesempatan pd nya utk mendalami ilmu. Ia dikirim ke Amerika mengambil kuliah S1 bidang Teknik n master bidang Geologi. Pemuda ini lulus dgn hasil memuaskan. Selanjutnya ia pulang kenegerinya n bekerja sbg Insinyur.

Kini ia sdh menaklukkan "rasa sakit" nya, kembali sbg Insinyur n bs minum air yg dulu dilarang baginya. Apakah sampai di situ saja. Tidak, karirnya melesat terus. Ia sdh terlatih bekerja keras n mengejar ketinggalan, dlm pekerjaan pun karirnya menyusul yg lain. Karirnya melonjak dr Kepala Bagian, Kepala Cabang, Manajer Umum sampai akhirnya ia menjabat sbg Wakil Direktur, sebuah jabatan tertinggi yg bs dicapai oleh org lokal saat itu.

Ada kejadian menarik ketika ia menjabat Wakil Direktur. Insinyur Amerika yg dulu pernah mengusirnya, kini justru jd bawahannya. Suatu hr Insinyur tsb datang menghadap krn ingin minta izin libur n berkata : "Aku ingin mengajukan izin liburan. Aku berharap anda tdk mengaitkan kejadian air di masa lalu dgn pekerjaan resmi ini. Aku berharap anda tdk membalas dendam, atas kekasaran n keburukan perilakuku di masa lalu"

Apa jawab sang Wakil Direktur mantan pekerja rendahan ini: "Aku ingin berterima kasih pd mu dr lubuk hatiku yg paling dlm krn kau melarang aku minum saat itu. Ya dulu aku benci pd mu. Tapi, setelah izin Allah, kamu lah sebab kesuksesanku hingga aku meraih sukses ini.

Kini sikap positifnya sdh membuahkan hasil, lalu apkh ceritanya sampai di sini?

Tidak ... akhirnya mantan pegawai rendahan ini menempati jabatan tertinggi di persh tsb. Ia menjadi Presiden Direktur pertama yg berasal dr bangsa Arab.

Tahukan anda apa persh yg dipimpinnya? Persh itu adlh Aramco (Arabian American Oil Company) persh minyak terbesar di dunia. Ditangannya persh ini semakin membesar n kepemilikan Arab Saudi semakin dominan. Kini persh ini menghasilakn 3.4 juta barrels (540,000,000 m3) n mengendalikan lbh dr 100 ladang migas di Saudi Arabia dgn total cadangan 264 miliar barrels (4.20×1010 m3) minyak n 253 triliun cadangan gas.

Atas prestasinya ia ditunjuk Raja Arab Saudi utk menjabat sbg Menteri Perminyakan n Mineral yg mempunyai pengaruh sangat besar thd dunia.

Ini adalah kisah Ali bin Ibrahim Al-Naimi yg sejak th 1995 menjabat Menteri Perminyakan n Mineral Arab Saudi.

Terbayangkah, hanya dgn mengembangkan hinaan menjadi hal yg positif, isu air segelas di masa lalu membentuknya menjadi salah seorg penguasa minyak yg paling berpengaruh di seluruh dunia.

Itulah kekuatan "SIKAP POSITIF"

Kita tdk bs mengatur bgmn org lain berperilaku thd kita. Kita tdk pernah tahu bgm keadaan akan menimpa kita.

Tapi kita sepenuhnya punya kendali bgmn menyikapinya dan segera mengembalikan semua urusan kpd yg Maha Kuasa mengatur kehidupan kita.

Apakah ingin hancur karenanya? Atau bangkit dgn semangat "Bersikap Positif" dan menjadi bagian dr solusi.🎯🎯🎯

Tidak ada komentar: