Senin, 10 Februari 2014

Kisah sukses Instagram: Kevin Systrom

Disadari atau tidak, salah satu fenomena kebutuhan masyarakat internet saat ini adalah berbagi foto. Kebiasaan mengambil foto dalam segala suasana kemudian share di dunia maya tentu sudah menjadi hal yang biasa bahkan menjadi penting bagi beberapa orang. Tujuannya akan sangat beragam, ada yang digunakan sebagai media narsis semata dan ada yang digunakan untuk mendukung pekerjaan seperti halnya memanjang produk jualan online.

Fenomena tersebut tentunya menjadi pemicu makin berkembangnya aplikasi atau layanan berbagi foto atau photo sharing  di internet. Seperti salah satunya, aplikasi foto sharing paling populer di dunia saat ini, Instagram.

Instagram sudah digunakan oleh jutaan pengguna smartphone lintas OS, mulai dari Android, iOS, hingga Windows 8. Dan setelah akhirnya diakuisisi oleh Facebook dengan harga Rp 9,1 Triliun, popularitas Instagram nampaknya semakin luar biasa. Namun apakah anda tahu siapakah sosok dibalik kesuksesan besar Instagram? IalahKevin Systrom, sang penggagas Instagram. Bersama rekan sejawatnya,  Mike Krieger, ia membangun Instagram mulai dari nol hingga menjadi fenomena seperti saat ini.

Riwayat Hidup  Kevin Systrom

Kevin Systrom lahir di sebuah kota bernama Holliston di wilayah Massacahusetts, Amerika Serikat. Ia merupakan putra dari ayahnya Douglas Systrom yang seorang kepala SDM dan ibunya Diane yang bekerja sebagai marketing eksekutif. Ia tumbuh dalam lingkungan yang cukup akrab dengan dunia teknik dan internet.

Selain ayahnya yang juga cukup mengerti dunia teknik, keluarganya juga memberikan dukungan positif terhadap ketertarikan Kevin. Dukungan tersebut tentunya yang  telah  membangun pribadi Kevin menjadi sosok yang kreatif serta visioner terhadap ide-ide baru.

Ia yang memang punya ketertarikan dalam dunia teknik tentu saja tidak bimbang lagi ketika memutuskan untuk melanjutkan studinya ke Universitas Stanford mengambil jurusan Management Science and Engineering. Saat duduk di bangku kuliah inilah peluang yang didapatkan Kevin makin terbuka lebar. Bahkan ia pernah mencicipi menjadi bagian dari beberapa perusahaan teknologi ternama seperti Odeo, Google dan Nextstop.

Biodata Singkat Kevin Systrom

  • Nama lengkap : Kevin Systrom
  • Tempat, Tanggal Lahir : Holliston, 30 Desember 1983
  • Kebangsaan : Amerika Serikat
  • Pendidikan : Universitas Stanford mengambil – Management Science and Engineering
  • Twitter : https://twitter.com/kevin

Perjalanan Karir Kevin Systrom

Dengan kemampuannya yang mumpuni, ia pernah dipercaya untuk menjadi bagian dari beberapa perusahaan teknologi informasi besar. Batu pijakan pertama Kevin adalah manakala dirinya bergabung dengan start-up Odeo. Bagi anda yang belum tahu, Odeo adalah cikal bakal dari perusahaan micro blogging Twitter. Disana ia mendapatkan banyak pengalaman, baik dalam bidang managemen teknik yang ia dalami  juga mengenai inspirasi dunia internet yang ia dapatkan dari staff Odeo seperti Jack Dorsey sang empunya Twitter.

Dari sini perjalanan pun berlanjut, ia kemudian melompat ke perusahaan IT raksasa Google Inc. Disana ia ditunjuk menduduki posisi yang cukup strategis sebagai  manajer pemasaran produk Google. Disana ia membawahi beberapa layanan seperti Gmail, Google Doc dan beberapa layanan yang lain.

Namun ternyata posisi yang ia dapatkan saat ini belum bisa memuaskan hasrat terdalamnya. Ia ingin memiliki perusahaan IT nya sendiri. Dan iya sedang dalam jalan besar membangun perusahaannya.

Kevin Systrom dan Instagram

Dalam sela-sela pekerjaannya di perusahan lain, ia sebenarnya telah mengembangkan sebuah aplikasi bernama Burbn. Burbn yang merupakan cikal bakal dari Instagram adalah aplikasi mobile yang memungkinkan penggunanya menyertakan lokasi dari foto yang di upload. Disamping itu, aplikasi tersebut juga memungkinkan untuk membuat catatan serta profile menarik lain.

Pengembangan Burbn ternyata membawa Kevin bertemu dengan seorang penggemar Burbn yang juga seorang programmer yaitu Mike Krieger. Dan beranjak dari pertemuan di sebuah seminar kampus, Kevin dan Mike tidak butuh waktu lama untuk saling menyatukan ide. Hingga lahirnya keinginan untuk membuat aplikasi sendiri.

Setelah cukup banyak diskusi berdua, mereka akhirnya memutuskan untuk mengembangkan Burbn yang semula lebih berfokus pada location tagging menjadi aplikasi murni photo sharing yang memungkinkan seseorang untuk meng-upload, meng-edit dan membagikannya dengan mudah dan cepat.

Setelah masa pengembangan, akhirnya lahirlah aplikasi ciptaan mereka berdua yang diberi nama Instagram. Insta diambil dari kata Instan yang bermakna mudah, sedangkan gram diambil dari kata telegram yang bermakna pengiriman sesuatu dengan cepat. Berharap bahwa Instagram bisa menjadi pilihan orang  untuk meng-upload, mengedit dan men-share foto mereka dengan lebih mudah dan cepat.

Kesuksesan Instagram

Tanggal 6 Oktober 2010 merupakan tanggal bersejarah bagi Kevin dan Mike. Tepat pada tengah malam, mereka resmi mendaftarkan aplikasi Instagram ke Apple Apps Store. Dengan berharap harap cemas pun, mereka menunggu perkembangan dari aplikasi ciptaan mereka. Tidak disangka hanya dalam 1 jam saja, aplikasi Instagram menunjukkan angka terunduh lebih dari 10 ribu kali.

Hingga akhir bulan sejak peluncurannya, Instagram telah didownload ratusan ribu kali. Hal ini merupakan catatan positif bagi aplikasi pendatang baru seperti Instagram saat itu. Tidak butuh waktu lama hingga kepopuleran Instagram bergaung di dunia internet. Hingga saat ini, Instagram yang juga telah masuk sebagai aplikasi Android dan Windows phone dapat mendapatkan perhatian jutaan pengguna setianya.

Puncaknya adalah manakala pada awal bulan April 2012, Facebook resmi meminang Instagram sebagai bagian perusahaan social media terbesar tersebut. Nilai transaksinya terbilang mencengangkan yaitu mencapai Rp 9,1 triliun rupiah!


Tidak ada komentar: