Senin, 14 Juni 2010

Tempatkan harta dalam perspektif yang benar


Kekayaan duniawi hanya sementara. Sebaliknya kekayaan batin bertahan selamanya. Namun terlalu sering kita memfokuskan pikiran dan energi kita untuk menumpuk harta duniawi, meninggalkan sedikit waktu yang sangat berharga untuk hal lainnya.



Terlalu banyak pernikahan yang diberatkan dengan kecemasan tiada akhir tentang uang dan harta benda. Terlalu banyak pasangan sering salah memfokuskan pemikiran dan usaha mereka demi mobil baru, baju lebih bagus, rumah lebih besar, dan karir yang lebih tinggi. Akibat dari salah menempatkan prioritas ini seringkali kurang menguntungkan dan kadang berakhir tragis. Selain perselingkuhan, masalah keuangan merupakan salah satu alasan utama perceraian.



Tentu saja kita semua memerlukan kebutuhan dasar untuk hidup, namun begitu kita mencukupi kebutuhan itu untuk keluarga dan diri kita sendiri, menumpuk kekayaan bisa menciptakan lebih banyak masalah ketimbang menyelesaikan masalah. Kekayaan yang sebenernanya bukan di dunia ini; kita tidak akan bisa menjadi benar-benar kaya sampai kita bisa kaya secara batin. Waktu yang sudah berlalu tak akan bisa kembali. Anak-anak akan terus tumbuh tanpa menunggu kita punya waktu untuk bermain bersama mereka. Ada banyak orang yang tidak berani meninggalkan rumah karena takut rumahnya dimasuki pencuri. Padahal ketika kita mati, tidak ada satu hartapun yang kita bisa bawa. Bahkan tidak sedikit keluarga menjadi saling benci bahkan sampai membunuh saudara sendiri hanya karena harta warisan. Tetapi kenangan tentang kita akan terus tinggal bersama sanak keluarga dan anak cucu kita.



Apakah anda mendapati diri anda terjerat dalam kecemasan akan harta duniawi ? Jika demikian, inilah saatnya bagi anda dan pasangan anda untuk duduk dan memulai percakapan dari hati ke hati tentang harta benda. Saat anda melakukannya, anda sebaiknya menyusun kembali prioritas anda dengan berpaling dari materialisme dan kembali kepada Tuhan. Kemudian anda dapat mulai mengumpulkan kekayaan yang akan bertahan selamanya; kekayaan batin. Harta yang anda tidak perlu khawatir akan rusak atau dicuri, harta yang abadi dan dapat terus dikenang.

Tidak ada komentar: